Kuningan
Tampilkan postingan dengan label Kuningan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuningan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Oktober 2026

Kapolres Kuningan Berikan Kuliah Umum kepada Mahasiswa Baru Universitas Kuningan



Kuningan, 
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara S.I.K., M.H. memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Kuningan sebagai bagian dari pembekalan dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilaksanakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polres Kuningan dan Universitas Kuningan sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

🤝 Polri dan dunia pendidikan bersinergi, membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
(Nurhasanah)

Kamis, 01 Oktober 2026

Antisipasi Musim Penghujan, Polres Kuningan Gelar Bakti Sosial Bersih-Bersih Pasar Baru dan Sungai Citamba



KUNINGAN, Guna mengantisipasi potensi bencana banjir dan tumpukan sampah menjelang datangnya musim penghujan, Polres Kuningan menggelar kegiatan bakti sosial pembersihan lingkungan secara serentak pada Kamis (01/10/2026).   

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan di dua lokasi strategis pusat aktivitas masyarakat, yakni kawasan Pasar Baru Kuningan dan sepanjang aliran Sungai Citamba, Kabupaten Kuningan.   

Aksi kurve dan bakti lingkungan ini melibatkan gabungan personel dari berbagai fungsi, terdiri dari personel Sat Samapta, Sat Lantas, serta dari Polsek Kuningan. Secara gotong royong, para personel membersihkan endapan lumpur, sampah plastik, serta material yang berpotensi menyumbat saluran air dan aliran sungai.   

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan langkah preventif wujud kepedulian kepolisian dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah timbulnya genangan air maupun banjir saat intensitas hujan meningkat.   
"Selain mengantisipasi luapan air di sepanjang Sungai Citamba dan kawasan Pasar Baru, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi para pedagang dan masyarakat sekitar agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memicu banjir," ujar Kapolres Kuningan.

Aksi tanggap lingkungan ini disambut positif oleh para pedagang pasar dan warga sekitar yang turut mengapresiasi kepedulian kepolisian dalam menjaga kebersihan serta kelancaran aliran sungai menjelang puncak musim hujan.
(Nurhasanah)

Senin, 28 September 2026

Polres Kuningan Sebar Personel Siaga Pagi, Hadirkan Pelayanan Pengaturan Lalu Lintas demi Kamseltibcarlantas



KUNINGAN, Memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang memulai aktivitas di pagi hari, Polres Kuningan mengintensifkan kehadiran personel kepolisian di lapangan di seluruh titik strategis wilayah hukum Polres Kuningan. 
Langkah preventif ini dilaksanakan secara masif guna mengurai potensi kemacetan serta mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya pada jam rawan mobilitas warga dan pelajar. 

Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran anggota kepolisian di jalan raya pada pagi hari merupakan wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya saat mobilitas warga masyarakat dan pelajar sedang meningkat. 
"Seluruh personel yang ditunjuk bertugas mulai pukul 06.15 WIB sampai dengan 07.30 WIB di berbagai titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas," ungkap Kapolres Kuningan. 

Penempatan personel difokuskan pada persimpangan jalan utama, pusat keramaian, kawasan sekolah, hingga area pasar di seluruh wilayah hukum Polres Kuningan dan Polsek jajaran. Personel staf dan satuan fungsi (Satfung) melaksanakan pengamanan serta pengaturan pada hari Senin hingga Kamis, sementara Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) dan Polsek jajaran disiagakan setiap hari sesuai jadwal piket. 

Dalam pelaksanaannya, para petugas menggunakan rompi dinas untuk memastikan keberadaan petugas mudah terlihat oleh para pengguna jalan. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga disiagakan untuk memberikan imbauan keselamatan dan membantu menyeberangkan anak-anak sekolah serta masyarakat. 

Langkah preventif ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, mengurai potensi kemacetan pagi, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Kuningan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
(Nurhasanah)

Sabtu, 19 September 2026

Polres Kuningan Gagalkan Aksi Balap Liar di Jalan Baru, 26 Remaja dan 15 Motor Diamankan


KUNINGAN – Satlantas Polres Kuningan bersama Polsek Cilimus Jajaran  berhasil menggagalkan aksi balap liar yang terjadi di kawasan  Jalan Eyang Kyai Hasan Maulani, Sabtu (19/9/2026) sekira pukul 03.00 Wib. Sebanyak 26 remaja yang didominasi pelajar diamankan, sementara 15 unit sepeda motor turut disita untuk pemeriksaan dan penindakan.
Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon didampingi Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, anggota Polsek Cilimus langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan tersebut.
"Memang benar, kami berhasil menggagalkan aksi balap liar. Kegiatan tersebut terungkap berdasarkan laporan masyarakat yang melintas maupun dari media sosial yang pada saat itu melakukan siaran langsung,” kata Kasat.
Operasi penertiban ini dilaksanakan oleh Polsek Cilimus dengan melibatkan Satlantas Polres Kuningan, personel Sat Samapta dan juga personel Sat Reskrim.
"Dari kegiatan tersebut kami berhasil mengamankan ada lima belas kendaraan roda dua yang diduga terlibat baik itu sebagai penonton maupun yang diduga akan digunakan sebagai kendaraan balap liar. Kemudian kami juga mengamankan ada dua puluh enam remaja yang diduga baik itu terlibat sebagai penonton kemudian diduga terlibat sebagai joki ataupun sebagai montir," jelasnya.
Dari hasil interogasi awal, aksi tersebut memang sering terjadi saat akhir pekan menjelang libur sekolah. Mereka mulai berkumpul sekitar pukul 01.00 WIB dini hari dan berhasil diamankan pada pukul 03.00 WIB.
Untuk penanganan selanjutnya, pihak kepolisian akan melakukan pembinaan dengan memanggil orang tua dan perangkat desa, serta membuat surat pernyataan. Sementara untuk 15 kendaraan, akan dilakukan penilangan sesuai ketentuan.
Terkait identitas, usia remaja yang diamankan paling muda SMP kelas 3 hingga paling dewasa 23 tahun. Dari 26 remaja, 25 orang warga Kuningan dan satu orang dari luar daerah. Mayoritas mengaku hanya sebagai penonton, dan ada satu kendaraan yang terindikasi kuat akan digunakan untuk balap liar. Polisi juga memastikan tidak ditemukan senjata tajam dalam pemeriksaan badan maupun kendaraan.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Aktuin Moniharapon memberikan himbauan tegas kepada orang tua dan masyarakat.
Kasat meminta kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada jam rawan dini hari pukul 01.00 - 04.00 WIB. Pastikan anak berada di rumah dan tidak terlibat sebagai penonton apalagi pelaku balap liar.
 Jangan mudah terprovokasi ajakan balap liar di media sosial, termasuk yang disiarkan live di TikTok. Balap liar sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain dan jika melihat adanya kumpulan remaja yang mencurigakan akan melakukan balap liar , segera laporkan ke Polsek terdekat atau call center 110  Polres Kuningan. Jalan Baru memang sering dijadikan arena karena sepi saat dini hari dan momen libur sekolah.
"Kami akan terus melakukan patroli rutin di jam-jam rawan. Kami tidak akan segan menindak tegas, menilang kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi, menggunakan knalpot brong, dan tidak dilengkapi surat-surat," tegasnya.

(Nurhasanah)

Selasa, 08 September 2026

HUT Polwan ke-78, One Police Woman Extra Ordinary Impact bagi Masyarakat

Cirebon Kota,  Polres Cirebon Kota memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026 dengan mengangkat tema “One Police Woman Extra Ordinary Impact, Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”, yang menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian setiap Polwan agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pada (08/09/2026) di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro beserta pengurus, para Kapolsek jajaran, para Kabag, Kasat dan Kasi Polres Cirebon Kota, serta seluruh Polwan Polres Cirebon Kota yang mengikuti rangkaian peringatan HUT Polwan ke-78.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menjelaskan bahwa tema One Police Woman Extra Ordinary Impact mengandung pesan bahwa setiap Polwan memiliki peran strategis untuk memberikan kontribusi yang berarti melalui pelaksanaan tugas, pelayanan kepada masyarakat, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan HUT Polwan ke-78 menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan panjang Polwan dalam memberikan kontribusi bagi Polri, sekaligus mendorong seluruh Polwan Polres Cirebon Kota agar terus meningkatkan kualitas pengabdian sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact menegaskan bahwa setiap Polwan dapat memberikan dampak signifikan melalui tindakan nyata, baik dalam memberikan pelayanan yang humanis, melaksanakan perlindungan dan pengayoman, maupun menghadirkan kepedulian terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, dan semakin kompleksnya tantangan kehidupan masyarakat, Polwan dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas, kemampuan beradaptasi, profesionalisme, serta kepekaan dalam menjalankan setiap tugas sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat.

Kasi Humas menambahkan bahwa dampak luar biasa tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari setiap tindakan positif yang dilakukan secara konsisten oleh seorang Polwan, seperti memberikan pelayanan dengan empati, membantu masyarakat, mendengarkan persoalan, serta menghadirkan solusi sesuai tugas dan kewenangannya.

Peringatan HUT Polwan ke-78 juga menjadi penguatan semangat bagi seluruh Polwan Polres Cirebon Kota untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergitas, serta memberikan kontribusi terbaik sehingga kehadiran Polwan semakin dekat dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Rangkaian peringatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Zoom Meeting hybrid Syukuran HUT Polwan ke-78 Tahun 2026 Mabes Polri dan Polda Jabar, sebagai bagian dari peringatan bersama yang mengusung semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact, Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa HUT Polwan ke-78 harus menjadi momentum untuk terus menghadirkan pengabdian yang memberikan dampak nyata. “Semangat One Police Woman Extra Ordinary Impact mengingatkan setiap Polwan bahwa satu tindakan positif, pelayanan yang tulus, dan pengabdian yang profesional dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.

(Nurhasanah)

Kamis, 27 Agustus 2026

Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi


KUNINGAN–Puluhan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Kuningan mendapat layanan servis sepeda motor dan penggantian oli mesin secara gratis yang difasilitasi Polres Kuningan, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat kemitraan dengan komunitas ojol sekaligus mengajak para pengemudi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Sebanyak 70 pengemudi ojol mengikuti kegiatan yang digelar di dua lokasi, yakni Taman Kota (Tamkot) Kuningan dan Mapolres Kuningan. Selain mendapatkan servis kendaraan dan penggantian oli gratis, para pengemudi juga memperoleh vitamin serta pemeriksaan kesehatan.
Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon mengatakan, kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga kondisi kendaraan yang digunakan para pengemudi ojol dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami memberikan servis gratis untuk kendaraan roda dua, khususnya bagi pengendara dari komunitas ojek online. Selain servis gratis, kami juga memberikan vitamin, pemeriksaan kesehatan, dan sosialisasi safety riding,” ujar Aktuin.
Menurutnya, kondisi kendaraan yang prima menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya. Karena itu, kegiatan tidak hanya berfokus pada perawatan kendaraan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas.
Dalam kesempatan tersebut, polisi juga mengingatkan para pengemudi ojol agar tidak menggunakan knalpot yang menghasilkan suara bising atau knalpot brong. Penggunaan knalpot tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
“Kami juga menyosialisasikan agar tidak menggunakan knalpot bising atau brong karena itu mengganggu pengendara lain. Jalan raya digunakan bersama, bukan hanya oleh satu atau dua orang,” katanya.
Aktuin berharap para pengemudi ojol yang telah mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat luas.
“Kami berharap rekan-rekan ojol yang sudah mendapatkan sosialisasi ini juga bisa menyampaikan kepada pengendara lainnya agar tidak menggunakan knalpot brong,” ujarnya.
Kepolisian menilai komunitas ojol memiliki peran strategis sebagai mitra kamtibmas karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dan berlangsung hampir setiap hari di berbagai ruas jalan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuningan berharap hubungan kemitraan dengan komunitas ojol semakin kuat, sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas dan lingkungan jalan yang lebih aman serta nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

(Nurhasanah)

Selasa, 25 Agustus 2026

Polisi GERCEP di Jalan Siliwangi, IPTU Budi Turun Tangan Dorong Motor Mogok Demi Keselamatan Anak Pramuka

KUNINGAN,.-- 26 Agustus 2026 Di tengah padatnya aktivitas lalu lintas di kawasan Jalan Siliwangi, Kabupaten Kuningan, sebuah aksi sederhana namun penuh makna ditunjukkan oleh salah satu anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan, IPTU Budi.

IPTU Budi menunjukkan kepedulian dan respons cepat kepada masyarakat dengan membantu mendorong sepeda motor warga yang mengalami mogok di pinggir jalan.

Peristiwa tersebut terjadi ketika sebuah sepeda motor Honda Beat berwarna putih mengalami kendala teknis dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. 

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pengendara tengah membonceng seorang anak sekolah yang mengenakan seragam Pramuka serta membawa sejumlah perlengkapan kegiatan, termasuk bambu dan tas berukuran cukup besar.

Melihat kondisi tersebut, IPTU Budi yang sedang melaksanakan tugas di kawasan Jalan Siliwangi langsung menghampiri pengendara.

Tanpa harus menunggu permintaan bantuan, IPTU Budi turun tangan dan membantu mendorong sepeda motor tersebut menuju lokasi yang lebih aman sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas sekaligus mengurangi risiko terhadap keselamatan pengendara dan anak yang dibonceng.

Tindakan spontan IPTU Budi tersebut menjadi gambaran bahwa tugas seorang anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pengaturan arus lalu lintas maupun penindakan terhadap pelanggaran.

Lebih dari itu, polisi juga dituntut untuk mampu hadir, merespons, melindungi, mengayomi, dan membantu masyarakat ketika menghadapi kesulitan di jalan.

Setelah kendaraan berhasil kembali dinyalakan, pengendara bersama anak Pramuka tersebut dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan tenang.
Aksi sederhana IPTU Budi pun menjadi perhatian positif bagi masyarakat yang melihat langsung kejadian tersebut. 

Sikap tersebut mencerminkan pendekatan pelayanan kepolisian yang mengedepankan sisi humanis, kepedulian, serta kecepatan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.

Kehadiran personel Satlantas di jalan raya pada dasarnya memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Namun, tindakan sederhana seperti membantu mendorong kendaraan warga yang mogok menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kepedulian, termasuk dalam situasi yang sederhana sekalipun.

Terlebih dalam kejadian tersebut terdapat seorang anak sekolah yang sedang mengikuti kegiatan Pramuka. Dengan membantu memindahkan kendaraan ke tempat yang lebih aman, IPTU Budi turut memastikan pengendara dan anak tersebut tidak terlalu lama berada dalam situasi yang berpotensi mengganggu keselamatan di tengah aktivitas lalu lintas.

Aksi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sosok anggota Polri tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran, kecelakaan, maupun gangguan keamanan. Polisi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi sehari-hari.

Kepedulian IPTU Budi menjadi contoh bahwa pelayanan humanis tidak selalu membutuhkan tindakan besar. Kesediaan untuk turun langsung membantu warga, memberikan rasa aman, dan menunjukkan empati justru menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat dan padatnya aktivitas kendaraan di jalan raya, tindakan kecil yang dilakukan seorang anggota polisi dapat memberikan dampak yang besar. 

Masyarakat tidak hanya membutuhkan polisi yang tegas dalam menjalankan aturan, tetapi juga membutuhkan sosok polisi yang humanis dan memiliki kepedulian terhadap kondisi warga.
Melalui aksi IPTU Budi di Jalan Siliwangi tersebut, semangat pelayanan yang dekat dengan masyarakat kembali terlihat.

Polisi hadir bukan hanya untuk mengatur jalan, tetapi juga untuk membantu ketika masyarakat mengalami kesulitan.

Dari Jalan Siliwangi, Kabupaten Kuningan, aksi sederhana IPTU Budi menjadi gambaran nyata bahwa semangat pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan langsung di lapangan.
Polisi humanis, polisi yang hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
(Nurhasanah)

Rabu, 22 Juli 2026

Polres Kuningan Perkuat Pengawasan Haji dan Umrah, FGD Satukan Langkah Cegah Travel Ilegal dan Wujudkan Kamtibmas Kondusif



KUNINGAN,.-- Upaya memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah terus dilakukan Polres Kuningan melalui pendekatan kolaboratif. Pada Rabu (23/7/2026), Polres Kuningan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema "Sinergitas Polri dan Penyelenggara Travel Haji dan Umrah dalam Mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Kabupaten Kuningan" yang berlangsung di Aula Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kasat Binmas Polres Kuningan AKP Supian, S.Sos., didampingi Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz, S.H., CPHR., serta Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan H. Ahmad Fauzi, S.Ag., M.Si. Hadir pula sekitar 30 peserta yang terdiri atas para penyelenggara dan pengelola travel haji dan umrah dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya, AKP Supian menegaskan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan penyelenggara perjalanan ibadah merupakan langkah strategis untuk mencegah munculnya praktik travel ilegal maupun berbagai bentuk penipuan yang dapat merugikan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Fauzi, menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat agar mampu memilih penyelenggara haji dan umrah yang memiliki legalitas resmi serta memenuhi seluruh ketentuan pemerintah.

Pada sesi materi, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz, S.H., CPHR., yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, mengingatkan seluruh penyelenggara agar senantiasa menjalankan usaha secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi. Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap praktik penyelenggaraan haji dan umrah akan terus diperkuat guna memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Diskusi yang dipandu Aiptu M. Khafid, S.Pd.I., M.Pd. berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari para peserta. Dari hasil pembahasan, seluruh pihak menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya:
Mendorong sosialisasi kepada masyarakat mengenai penggunaan Aplikasi SATU HAJI untuk memastikan legalitas penyelenggara haji dan umrah.

Memperkuat komunikasi dan koordinasi antara penyelenggara travel, Kementerian Haji dan Umrah, serta Polres Kuningan dalam menyelesaikan setiap permasalahan secara cepat dan tepat.
Mengajak seluruh pihak segera melaporkan apabila ditemukan praktik umrah mandiri yang berkembang menjadi kegiatan perekrutan jamaah tanpa izin resmi.

Membangun kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, kepolisian, dan penyelenggara travel dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang aman, legal, dan terpercaya.

Melalui FGD ini, Polres Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif, edukatif, dan kolaboratif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu meminimalkan potensi pelanggaran, mencegah munculnya travel ilegal, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang profesional.

FGD tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama antara Polres Kuningan, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, serta seluruh penyelenggara travel agar pelayanan kepada calon jamaah semakin berkualitas, aman, dan memberikan kepastian hukum, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman, kondusif, dan terpercaya di Kabupaten Kuningan.
(Nurhasanah)

Minggu, 05 Juli 2026

Ketum DPP FRIC H. Dian Surahman: Kekompakan Adalah Harga Mati, Gebyar Bhayangkara Jadi Tonggak Kebangkitan FRIC Menuju Organisasi Nasional yang Solid



KUNINGAN,  Kesuksesan penyelenggaraan Gebyar Fast Respon Indonesia Center (FRIC) dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan, loyalitas, dan kekeluargaan telah mengakar kuat di tubuh organisasi.

Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menyampaikan rasa bangga sekaligus haru atas dedikasi seluruh keluarga besar FRIC yang telah bekerja tanpa mengenal lelah demi menyukseskan kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya milik panitia pelaksana di Kabupaten Kuningan, tetapi merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran FRIC dari berbagai daerah yang hadir memberikan dukungan, di antaranya DPW Banten, Bogor, Sumedang, Cirebon, serta para pengurus, anggota, insan pers, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang ikut menyukseskan acara.

"Hari ini saya melihat bukan sekadar sebuah acara, tetapi saya melihat lahirnya kekuatan besar bernama persaudaraan FRIC. Kekompakan inilah yang akan membawa organisasi ini semakin maju, semakin dipercaya masyarakat, dan semakin dicintai oleh seluruh anggotanya," tegas H. Dian Surahman.

Secara khusus, Ketua Umum FRIC memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening serta Ketua DPW FRIC Jawa Barat H. Widaningsih, S.Pd., yang dinilai menjadi motor penggerak keberhasilan penyelenggaraan Gebyar Hari Bhayangkara ke-80.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sekjen DPP FRIC H. Deden Hardening dan Ketua DPW Jawa Barat H. Widaningsih, S.Pd. Keduanya telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang luar biasa sehingga kegiatan ini berlangsung sukses, aman, tertib, dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kekompakan yang berhasil dibangun di FRIC Kuningan harus menjadi inspirasi bagi seluruh DPW dan DPC FRIC di Indonesia," ujarnya.

H. Dian Surahman menegaskan, kekompakan adalah harga mati bagi seluruh keluarga besar FRIC. Ia meminta seluruh pengurus di semua tingkatan untuk menjaga persaudaraan, memperkuat komunikasi, dan mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

"FRIC tidak boleh terpecah. Kita harus tetap satu komando, satu tujuan, dan satu semangat. Kekeluargaan, loyalitas, dan kebersamaan harus menjadi identitas FRIC dari Sabang sampai Merauke. Organisasi yang besar lahir dari persatuan, bukan dari perpecahan," tegasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa suksesnya Gebyar FRIC di Kuningan akan menjadi awal dari agenda nasional FRIC. Ke depan, kegiatan serupa akan digelar secara bergilir di berbagai provinsi melalui jajaran DPW sebagai bentuk pemerataan program organisasi sekaligus memperkuat sinergi dengan Polri, TNI, pemerintah daerah, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat.

"Kuningan telah mencatat sejarah. Namun sejarah ini tidak akan berhenti di sini. Saya ingin seluruh DPW FRIC bersiap menjadi tuan rumah kegiatan nasional berikutnya. Kita akan hadir di berbagai daerah membawa semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan memperkuat sinergitas untuk Indonesia," pungkas H. Dian Surahman.

Gebyar FRIC Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting yang menegaskan komitmen FRIC sebagai organisasi yang tidak hanya aktif membangun sinergitas dengan Polri, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, edukasi, dan pengabdian.

Dengan semangat "Solid, Kompak, Loyal, dan Mengabdi untuk Negeri", FRIC menegaskan diri sebagai organisasi nasional yang siap menjadi mitra strategis Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta mewujudkan Indonesia yang aman, harmonis, dan sejahtera.

(Nurhasanah)

Gebyar FRIC HUT Bhayangkara ke-80: Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat Lewat Aksi Nyata



KUNINGAN, - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menggelar Gebyar FRIC di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menjadi momentum memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

H. Dian Surahman hadir didampingi Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening, Ketua DPW FRIC Jawa Barat Hj. Widaningsih, S.Pd., serta jajaran pengurus FRIC dari berbagai daerah.
Dari unsur Kepolisian, kegiatan dihadiri Karorenmin Bareskrim Polri Kombes Pol. Mulkaifin, S.I.K. mewakili Wakabareskrim Polri yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan, didampingi Kombes Pol. Khamdani, S.Sos.

Kapolres Kuningan yang juga berhalangan hadir karena tugas kedinasan diwakili oleh Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H. Turut hadir Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugyono, S.E., M.M., Kanit Reskrim Polres Indramayu IPDA Helmi Fauzi, S.E., serta Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H., bersama para pejabat utama, Kasat, Kanit, personel Polri, dan tamu undangan lainnya.

Dari unsur Pemerintah Daerah, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. berhalangan hadir karena agenda kedinasan dan diwakili oleh Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn. Turut hadir pula jajaran BAZNAS Kabupaten Kuningan, perwakilan Dandim Kuningan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Dr. H. Edi Martono, MARS, Kabid Diskominfo Kabupaten Kuningan Nana Suhendra, M.Pd., serta para jurnalis dan insan pers Kabupaten Kuningan yang turut mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan kepada masyarakat luas.
Rangkaian Gebyar FRIC diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti personel Polri, anggota FRIC, dan masyarakat sebagai wujud membangun pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat tinggi karena layanan ini memberikan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Kegiatan sosial kemudian dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian FRIC bersama Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, seluruh peserta melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar lokasi kegiatan. Aksi gotong royong tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Nuansa religius turut mewarnai acara melalui kultum yang disampaikan oleh Habib Rifqi Alayidrus. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan, serta terus mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tidak hanya itu, FRIC juga melaksanakan bakti sosial berupa pemasangan lampu penerangan di tiga titik yang selama ini minim pencahayaan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat, khususnya pada malam hari.

Dalam sambutannya, Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menegaskan bahwa Gebyar FRIC bukan sekadar seremoni memperingati Hari Bhayangkara, melainkan bukti nyata dukungan organisasi kepada Polri melalui aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Semangat Hari Bhayangkara ke-80 harus diwujudkan melalui kerja nyata. Sinergi antara Polri dan masyarakat harus terus diperkuat dengan menghadirkan program-program yang bermanfaat, mulai dari pelayanan sosial, kesehatan, kepedulian lingkungan hingga kegiatan kemanusiaan," ujar H. Dian Surahman.

Sementara itu, Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H. mengapresiasi inisiatif FRIC dalam menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kuningan juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif FRIC yang mampu menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, organisasi kemasyarakatan, TNI, media massa, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Kuningan yang aman, sehat, peduli, dan harmonis.

Gebyar FRIC HUT Bhayangkara ke-80 berlangsung penuh keakraban, kekeluargaan, dan semangat gotong royong. Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan harmonis antara Polri, FRIC, Pemerintah Kabupaten Kuningan, TNI, BAZNAS, Dinas Kesehatan, Diskominfo, insan pers, dan masyarakat semakin erat dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera.
(Nurhasanah)

Selasa, 23 Juni 2026

Satlantas Polres Kuningan Cek Kesiapan Panen Jagung di Desa Cibulan




Kuningan, Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Satlantas Polres Kuningan melaksanakan pengecekan tanaman jagung yang telah memasuki masa persiapan panen di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.

Sebelumnya, Satlantas Polres Kuningan bersama kelompok tani setempat telah melaksanakan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan.Setelah melalui proses perawatan dan pemantauan secara berkala, tanaman jagung kini tumbuh dengan baik dan siap untuk dipanen.

Kegiatan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap optimal menjelang masa panen. Alhamdulillah, hasil pertumbuhan jagung menunjukkan perkembangan yang baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Polri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani.
Uploaded Image

(Nurhasanah)

Senin, 22 Juni 2026

Satlantas Polres Kuningan Bersama Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu Rawat Tanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional



KUNINGAN – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan bersama Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu melaksanakan kegiatan perawatan tanaman jagung dengan mencabut rumput liar di lahan pertanian milik kelompok tani di wilayah Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman jagung agar tetap optimal. Rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman dapat menghambat penyerapan unsur hara dan mengurangi produktivitas tanaman. Oleh karena itu, pembersihan gulma menjadi salah satu langkah penting dalam upaya meningkatkan hasil panen.

Personel Satlantas Polres Kuningan bersama petugas Dinas Pertanian turun langsung ke lahan pertanian dan bergotong royong membantu para petani membersihkan area tanam. Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kelompok tani dapat memperoleh hasil panen jagung yang maksimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus berkontribusi terhadap ketersediaan pangan nasional.

Satlantas Polres Kuningan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Uploaded Image
(Nurhasanah)

Minggu, 21 Juni 2026

SATLANTAS POLRES KUNINGAN BERSAMA KELOMPOK TANI DESA CIBULAN DAN DINAS PERTANIAN KECAMATAN CIDAHU LAKSANAKAN PERAWATAN TANAMAN JAGUNG DALAM RANGKA KETAHANAN PANGAN


*Kuningan* – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Tahun 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan bersama Kelompok Tani Desa Cibulan dan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu melaksanakan kegiatan perawatan tanaman jagung di lahan pertanian Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui monitoring pertumbuhan tanaman serta penyemprotan cairan pembasmi hama guna mencegah serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang dapat memengaruhi produktivitas hasil panen. Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Personel Satlantas Polres Kuningan bersama petugas Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu dan anggota Kelompok Tani Desa Cibulan turun langsung ke lahan pertanian untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik, sehat, dan terawat. Selain melakukan penyemprotan, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan koordinasi mengenai teknik perawatan tanaman serta langkah-langkah pencegahan hama dan penyakit tanaman.

Kasat Lantas Polres Kuningan menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak dalam menjaga ketersediaan pangan.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan kelompok tani dan instansi terkait guna mendukung ketahanan pangan. Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam program-program yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu mengapresiasi dukungan dan keterlibatan Satlantas Polres Kuningan dalam kegiatan pertanian yang dinilai mampu meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.

Dengan adanya kolaborasi antara Satlantas Polres Kuningan, Kelompok Tani Desa Cibulan, dan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu, diharapkan tanaman jagung yang dibudidayakan dapat menghasilkan panen yang maksimal sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan.

(Nurhasanah)

Sabtu, 20 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Dampingi Petani Desa Cibulan Rawat Tanaman Jagung



*KUNINGAN* – Personel Satlantas Polres Kuningan kembali menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dengan turun langsung membantu Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/06/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada pemupukan rutin serta pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan setempat. Pendampingan intensif ini dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh optimal sehingga nantinya dapat menghasilkan panen yang maksimal.

Melalui sinergi ini, Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional dengan berperan aktif membantu masyarakat dalam pemeliharaan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Kuningan.

(Nurhasanah)

Jumat, 19 Juni 2026

Polres Kuningan Dukung Program Strategis Pemerintah Pusat,Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kuningan,  Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Reserse Narkoba Polres Kuningan, Akp. Jojo Sutarjo SH. MH yang turut meninjau perkembangan tanaman jagung sebagai bagian dari program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kunjungan lapangan tersebut tidak hanya bertujuan memantau kondisi tanaman dan kesiapan lahan pertanian, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata Polri kepada masyarakat petani yang selama ini menjadi ujung tombak produksi pangan. Kapolres dan Kasat Narkoba berdialog langsung dengan para petani untuk mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari proses penanaman hingga upaya peningkatan hasil panen.

(Nurhasanah)

Satlantas Polres Kuningan Bersinergi dengan Dinas Pertanian Pantau Ketahanan Pangan di Desa Cibulan




*KUNINGAN* – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan terus memperkuat sinergi dengan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan monitoring rutin perkembangan tanaman jagung di lahan pertanian milik Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (20/6), personel Satlantas Polres Kuningan turun langsung ke lapangan mendampingi petugas penyuluh dari Dinas Pertanian setempat. Mereka mengecek kondisi fisik tanaman, kesehatan lahan, serta memastikan pertumbuhan jagung berjalan optimal tanpa kendala hama maupun masalah irigasi.

*Mendorong Kesejahteraan Petani*

Kepedulian Satlantas Polres Kuningan dalam sektor pertanian ini merupakan upaya proaktif kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung sektor ekonomi kerakyatan.

"Kolaborasi rutin ini kami lakukan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh subur. Kami ingin memastikan para petani mendapatkan pendampingan yang maksimal agar hasil panen nanti bisa melimpah," ujar perwakilan personel Satlantas di sela-sela kegiatan.

Pihak kepolisian berharap, pendampingan intensif ini dapat menjadi motivasi bagi Kelompok Tani Desa Cibulan untuk terus berinovasi. Dengan sinergi yang terjaga antara aparat, pemerintah daerah, dan para petani, diharapkan hasil panen jagung ke depan akan jauh lebih memuaskan.

Keberhasilan panen yang melimpah nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur kesuksesan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Kuningan, namun yang terpenting adalah mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan para petani di Desa Cibulan secara berkelanjutan.

(Nurhasanah)

Kamis, 18 Juni 2026

Sinergi Satlantas Polres Kuningan dan Dinas Pertanian Pantau Pertumbuhan Jagung di Desa Cibulan



KUNINGAN, -- Sebagai wujud dukungan terhadap ketahanan pangan nasional, Satlantas Polres Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal program pertanian. Pasca kegiatan penanaman jagung yang dilakukan bersama kelompok tani di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, kini personel Satlantas aktif melakukan pemantauan perkembangan tanaman secara berkala.

Kegiatan monitoring ini dilakukan dengan menggandeng petugas dari Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan bahwa bibit jagung yang telah ditanam mendapatkan perawatan yang tepat, sehingga mampu tumbuh dengan optimal.

"Kami tidak hanya sekadar menanam, tetapi kami ingin memastikan program ini berkelanjutan. Oleh karena itu, kami bersama rekan-rekan dari Dinas Pertanian rutin turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi tanaman jagung tersebut," ujar perwakilan Satlantas Polres Kuningan.

Dalam kunjungan rutin tersebut, petugas melakukan pengecekan kesehatan tanaman dan memberikan arahan teknis kepada para petani terkait metode perawatan, pemupukan, hingga pengendalian hama. Langkah preventif dan edukatif ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kegagalan panen.

Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Satlantas Polres Kuningan untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat, khususnya para petani di Desa Cibulan.

Melalui pendampingan yang intensif ini, diharapkan hasil panen jagung nantinya dapat melimpah dan memberikan dampak positif bagi ekonomi serta kesejahteraan kelompok tani di Desa Cibulan. Dengan kerja keras dan pengawasan yang berkelanjutan, sinergi antara Polri dan instansi terkait ini optimis dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kabupaten Kuningan.
(Nurhasanah)

Selasa, 16 Juni 2026

Sinergi untuk Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Turun Langsung ke Sawah Bantu Petani Desa Cibulan




KUNINGAN – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan berkolaborasi dengan Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, menggelar aksi gotong royong pemupukan tanaman jagung, Rabu (17/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian warga ini menjadi wujud kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya para petani. Anggota Satlantas Polres Kuningan tampak membaur bersama petani, menyusuri lahan untuk memastikan tanaman jagung mendapatkan asupan nutrisi yang tepat melalui proses pemupukan.

Kasat Lantas Polres Kuningan menyampaikan bahwa keterlibatan anggotanya dalam sektor pertanian ini merupakan bagian dari komitmen Polres Kuningan dalam mendukung suksesnya swasembada pangan. Menurutnya, pendampingan tidak hanya dilakukan dalam bentuk pengawasan, tetapi juga terjun langsung membantu kendala yang dihadapi para petani di lapangan.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh kepada Kelompok Tani, khususnya dalam upaya meningkatkan produktivitas hasil panen. Salah satunya melalui aksi penanaman dan pemupukan jagung ini. Kami ingin memastikan sektor ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Kuningan terus berjalan dengan baik dan maksimal," ujar Kasat Lantas di sela-sela kegiatan.

Aksi ini disambut positif oleh warga Desa Cibulan. Para petani mengaku terbantu dengan kehadiran anggota Polri yang memberikan suntikan semangat serta tenaga ekstra dalam merawat tanaman jagung mereka.

Diharapkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Polres Kuningan menegaskan akan terus memantau serta mendukung berbagai program pertanian lainnya sebagai upaya menjaga stabilitas ketersediaan pangan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.

(Nurhasanah)

Senin, 15 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

KUNINGAN – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan menyalurkan bantuan pupuk kepada Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.
Bantuan pupuk ini diberikan untuk menunjang optimalisasi lahan produktif yang sebelumnya telah dikelola melalui kolaborasi antara personel Satlantas Polres Kuningan dengan para petani setempat. Sejak tahap awal, yaitu persiapan lahan hingga proses penanaman jagung, pihak kepolisian aktif mendampingi para petani agar hasil panen nantinya dapat maksimal.


Kasat Lantas Polres Kuningan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam memperkuat sektor pertanian di tingkat desa. Ia berharap, sinergi yang terjalin antara kepolisian dan masyarakat ini dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi para petani.
"Kami terus berkomitmen untuk mendukung penuh program ketahanan pangan ini. Kami tidak hanya sekadar membantu proses penanaman, tetapi juga memastikan kebutuhan pendukung seperti pupuk tersedia agar produktivitas lahan jagung ini semakin meningkat."


Langkah konkret yang dilakukan Satlantas Polres Kuningan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran kepolisian di tengah-tengah petani diharapkan mampu memotivasi warga untuk lebih produktif dalam mengolah lahan pertanian, sehingga kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Kuningan, khususnya di Desa Cibulan, dapat terus terjaga.


Ke depan, Satlantas Polres Kuningan menegaskan akan terus konsisten memberikan dukungan bagi para petani, baik melalui pendampingan teknis maupun bantuan sarana produksi, demi menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang digalakkan pemerintah.

(Nurhasanah)

Minggu, 14 Juni 2026

Wujud Nyata Polri Peduli Petani, Sat Lantas Polres Kuningan Sukseskan Program Ketahanan Pangan



Kuningan, 15 Juni 2026 – Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sektor pertanian dan upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan melaksanakan kegiatan penanaman jagung di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan yang berlangsung hari ini merupakan puncak dari serangkaian tahapan panjang yang telah dilakukan sebelumnya. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat tani ini telah dimulai sejak beberapa waktu lalu melalui beberapa langkah strategis, di antaranya:
- Pengecekan Teknis: Melakukan survei dan pengecekan kualitas tanah untuk memastikan lahan layak digunakan sebagai area tanam produktif.
- Dukungan Sarana Produksi: Memberikan bantuan berupa cairan pembasmi rumput (herbisida) untuk persiapan lahan serta penyerahan bibit jagung unggul kepada Kelompok Tani setempat.
- Penggarapan Lahan: Mendampingi serta membantu proses pengolahan lahan agar siap untuk ditanami.

Puncak dari rangkaian tersebut terlaksana hari ini, di mana personel Sat Lantas Polres Kuningan bahu-membahu bersama para petani melakukan penanaman bibit jagung secara langsung di lahan yang telah disiapkan.
Kasat Lantas Polres Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas seremonial, melainkan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri, khususnya Sat Lantas Polres Kuningan, hadir untuk mendukung kesejahteraan petani dan turut serta menyukseskan program ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah," ujarnya.

Diharapkan, dengan adanya pendampingan ini, produktivitas hasil panen jagung di Desa Cibulan dapat meningkat, yang pada akhirnya akan memperkuat ekonomi lokal serta mendukung stabilitas ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Kuningan.

(Nurhasanah)