Cirebon, .-- Gelar acara "Ekonomi Kreatif Kegiatan SPECTRUM (Spensa Creatix Artes Festrum)dan Bazar Ekonomi Kreatif Selasa 19/5/2026 pukul 08:00 bertempat di SMP N 1 Kota Cirebon , Jl. Siliwangi No. 125 Kota Cirebon SMP N 1 Kota Cirebon -Dihadiri oleh kepala sekolah SMPN 1 kota Cirebon Lilik Agus Darmawan, S.Pd., M.M., ibu Noviyanti Edo,perwakilan pemerintah (Wali Kota, Sutikno Kepala Dinas Pendidikan), Forum Anak Daerah, Komisi 3, Dewan Pendidikan, Lanau, dan beberapa orang tua.Itana Berlianahutauro Putri Duta Pariwisata Indonesia juga hadir untuk memberikan motivasi.
Sutikno Menyampaikan Pendidikan Holistik Proses pembelajaran yang ideal mencakup tiga unsur Literasi dan Konseptual Pemahaman anak terhadap kemampuan literasi dan adaptasi lingkungan,Numerasi Pengenalan anak terhadap konsep numerasi,Karakter Pengembangan karakter anak, yang salah satunya diwujudkan melalui kreativitas dalam seni,Peran Seni dalam Pendidikan
Karakter.
Lilik Agus Darmawan, S.Pd., M.M Kepala sekolah SMPN 1 kota Cirebon menyampaikan di hadapan awak Media acara lebih fokus pada pengenalan dan pelestarian budaya Cirebon.Tampilan Budaya Berbagai kesenian khas Cirebon ditampilkan, seperti Barongan, Kuda Lumping Cirebon, dan Gamelan Renteng.
Karya Siswa Siswa kelas 9 tidak tampil di panggung, melainkan menampilkan karya lukisan kolaboratif yang dapat dibeli.
penampilan dan penyelenggaraan acara dilakukan oleh siswa-siswi SMPN 1 kota Cirebon Tujuan Acara Mengenalkan dan melestarikan budaya Cirebon yang hampir punah Menunjukkan kekayaan budaya leluhur Cirebon. Menjadi pembelajaran karakter bagi siswa, seperti saling menghargai, bertanggung jawab, dan berkolaborasi.
SMP Negeri 1 merupakan sebuah inisiatif yang luar biasa untuk mengintegrasikan pembelajaran karakter dan pelestarian budaya Cirebon melalui kegiatan yang sepenuhnya digerakkan oleh siswa
Dengan tema "Ekonomi Kreatif Berkemerdekaan", acara ini tidak hanya menampilkan kekayaan seni dan budaya lokal, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan, rasa tanggung jawab, dan semangat kolaborasi. Kehadiran berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah dan Duta Pariwisata, semakin memperkuat makna dan dampak positif dari kegiatan ini sebagai sarana edukasi yang holistik bagi para siswa.
Itana Berlianahutauro, Putri Wisata Indonesia 2025 dari Sulawesi Tengah, mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan dan daya tarik Cirebon. Ia memiliki komitmen kuat untuk melestarikan seni dan budaya Cirebon di tengah arus globalisasi. Melalui kegiatan eksplorasi dan promosi wisatanya, ia bertekad untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, baik kepada masyarakat domestik maupun internasional, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap warisan budaya bangsa ungkapnya
(Nurhasanah)




