Patroli Unit 1

Kamis, 30 April 2026

Palang merah indonesia ( PMI) Kota Cirebon menggelar musyawarah kota ( MUSKOT) X1X



Kota Cirebon, Fokus Dialog@com.-- 30 - 04- 2.026 palang merah indonesia ( PMI) Kota Cirebon menggelar musyawarah kota X1X, musyawarah pada hari ini untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan PMI kota Cirebon selama 5 tahun terakhir sekaligus menyusun rencana setartegis kepengurusan 5 tahun ke depan yang lebih baik lagi. 


Muskot ini merupakan mandat organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah tangga ( AD/ART) PMI yang di laksanakan 5 tahun sekali, tujuan nya untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan PMI kota Cirebon, kata ketua panitia d r Toat

Kepengurusan 5 tahun kedepan di harapkan lebih solid dan lebih mantap lagi , PMI kota Cirebon berkomitmen mendukung program program pemerintah kota Cirebon khususnya yang berkaitan dengan bidang sosial dan kemanusiaan,
Peserta muskot di hadiri 16 peserta yang memiliki hak TV suara dan berpartisipasi, 1 dari kepengurusan PMI provinsi jawabarat, 9 orang dari kepengurusan PMI kota Cirebon, 5 orang dari kepengurusan PMI kecamatan dan 1 orang dari relawan, imbuh nya 

Dalam acara muskot tersebut ikut hadir walikota Cirebon Efendi edo S.a.p m.si ,dan dalam sambutannya wali kota Cirebon memberikan Apresiasi setinggi tinggi nya karene selama 1 tahun walikota kerja banyak prestasi PMI kota Cirebon di antaranya waktu tahun 2025 kemaren dapat rekor muri pengadan donor dara terbanyak , bahkan di salurkan bukan hanya di kota Cirebon saja tapi keluar kota dan provinsi, 

Sementara itu ketua PMI kota cirebon dr.H. edial sanif sp.jp fiha ,mengucapkan banyak terima kasi ke masyarakat kota Cirebon karena suda mau mendonorkan darahnya ke PMI kota Cirebon, karena berkat darah sampean semua bisa menolang banyak orang, bukan hanya di Cirebon di bisa menolang orang sampai ke luar Cirebon. dan pak dr edial juga berterima kasi ke semua rekan rekan media yang suda ikut men sosialisasikan dan meng Expos kegiatan kegiatan PMI sehingga bisa nyampai ke semua lapisa masarakat, katanya 

(Waj Diding)

( Nurhasanah)