**INDRAMAYU, patroliunit 1.com — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Amroni, S.IP., menampung berbagai aspirasi masyarakat terkait kerusakan infrastruktur desa dan persoalan pelayanan kesehatan dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2026. Warga berharap aspirasi tersebut dapat diperjuangkan agar direalisasikan melalui APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan reses yang menyerap aspirasi masyarakat dari Kecamatan Karangampel dan Kecamatan Juntinyuat tersebut berlangsung di SMP Plus NU Juntinyuat, Blok Pulak, Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (14/10/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H. Amroni, S.IP., Ustaz Muadzom selaku pengurus DPD Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu, jajaran pengurus PAC PKB Kecamatan Karangampel dan Kecamatan Juntinyuat, serta puluhan undangan lainnya.
Dalam dialog bersama masyarakat, dua persoalan utama yang menjadi perhatian warga adalah kondisi infrastruktur yang memerlukan perbaikan dan pelayanan kesehatan yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
**Jalan Rusak, Jembatan Lapuk, dan Drainase Bermasalah**
Pada sektor infrastruktur, warga mengeluhkan kondisi jalan desa di Desa Dukuhjeruk, Kecamatan Karangampel, yang dilaporkan mengalami kerusakan parah. Saat musim hujan, jalan menjadi becek hingga air dan lumpur disebut masuk ke rumah warga.
Selain itu, sejumlah jembatan penghubung antardusun dilaporkan sudah lapuk dan berpotensi membahayakan pengguna. Warga juga menyoroti saluran drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga kerap menimbulkan genangan air.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian melalui perbaikan jalan, pembangunan atau rehabilitasi jembatan, serta pembenahan saluran drainase agar aktivitas warga tidak terganggu.
**Warga Soroti Obat-obatan Puskesmas dan Layanan BPJS**
Selain infrastruktur, persoalan pelayanan kesehatan turut menjadi aspirasi yang disampaikan masyarakat dari Kecamatan Karangampel dan Kecamatan Juntinyuat.
Warga mengeluhkan keterbatasan ketersediaan obat-obatan di sejumlah puskesmas. Mereka juga menyampaikan kendala dalam mengakses pendaftaran dan pelayanan BPJS Kesehatan, serta menilai sosialisasi mengenai program layanan kesehatan gratis masih perlu diperluas.
Masyarakat berharap adanya peningkatan ketersediaan obat, kemudahan akses pelayanan BPJS Kesehatan, serta penyampaian informasi program kesehatan secara lebih merata agar masyarakat dapat mengetahui dan memanfaatkan layanan yang tersedia.
**Amroni Perjuangkan Aspirasi untuk APBD 2027**
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, H. Amroni, S.IP., menyatakan seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat dan akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD Kabupaten Indramayu.
“Semua aspirasi terkait infrastruktur jalan desa, jembatan, drainase, dan juga pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas dan BPJS, saya tampung. Ini menjadi pekerjaan rumah saya sebagai Wakil Ketua DPRD untuk memperjuangkannya agar pada APBD 2027 bisa direalisasikan. Masyarakat Karangampel dan Juntinyuat harus mendapatkan infrastruktur yang layak dan akses pelayanan kesehatan yang mudah,” tegas Amroni.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi bahan penting untuk diperjuangkan sesuai kebutuhan di lapangan, kemampuan anggaran daerah, serta mekanisme perencanaan dan pembahasan APBD.
Kegiatan reses di Blok Pulak, Desa Segeran, berlangsung dalam suasana tertib dan diwarnai dialog interaktif antara wakil rakyat dan masyarakat. Melalui forum tersebut, warga dapat menyampaikan secara langsung persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
Masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebatas catatan reses, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait sehingga kebutuhan infrastruktur dan pelayanan kesehatan di Kecamatan Karangampel serta Kecamatan Juntinyuat dapat memperoleh solusi nyata. (Atin Supriatin)




