Cirebon
Tampilkan postingan dengan label Cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cirebon. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juli 2026

Polresta Cirebon Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi untuk Pengabdian kepada Masyarakat



CIREBON, - Semangat Hari Bhayangkara ke-80 terasa khidmat dan penuh kebersamaan di Mapolresta Cirebon, Rabu (1/7/2026). Jajaran Polresta Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilanjutkan dengan acara syukuran sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

Upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon, TNI-Polri, Bhayangkari, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para purnawirawan Polri, hingga berbagai elemen masyarakat.

Ratusan peserta dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Senkom, Satuan Pengamanan, Saka Bhayangkara, dan berbagai instansi mengikuti upacara dengan penuh disiplin. Rangkaian kegiatan berlangsung sesuai tata upacara, mulai dari penghormatan pasukan, pembacaan Tribrata, amanat Inspektur Upacara, hingga pembacaan doa sebagai bentuk harapan agar Polri senantiasa diberikan kekuatan dalam mengemban amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Kapolresta Cirebon, ditekankan bahwa terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, melainkan memerlukan dukungan serta kolaborasi seluruh elemen bangsa. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi pengingat bahwa Polri harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, humanisme, dan sinergitas.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Aula Pesat Gatra Mapolresta Cirebon. Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai acara yang dihadiri seluruh tamu undangan. Rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama, penayangan video selayang pandang Hari Bhayangkara ke-80, sambutan, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan kepada anggota dengan NRP tertua dan termuda, foto bersama, hingga ramah tamah.

Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugas-tugas kepolisian selama ini.

"Delapan puluh tahun perjalanan Polri tidak akan berarti tanpa dukungan masyarakat, pemerintah daerah, TNI, para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan, serta memperkuat sinergi demi mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, damai, dan kondusif," ujar Kapolresta.

Ia juga mengungkapkan rasa bangganya dapat mengabdi di tanah kelahirannya sendiri sehingga menjadi motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman yang hadir mewakili Bupati Cirebon menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polri, khususnya Polresta Cirebon, dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, tema "80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat" mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Cirebon, kata dia, siap terus memperkuat kolaborasi bersama Polresta Cirebon dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.

Momen syukuran semakin istimewa ketika Kapolresta Cirebon menerima kejutan ucapan selamat Hari Bhayangkara dari Dandim 0620/Kabupaten Cirebon dan Danlanal Cirebon. Kejutan tersebut menjadi simbol eratnya sinergitas TNI-Polri yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Kabupaten Cirebon.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polresta Cirebon tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat soliditas internal dan sinergitas lintas sektoral. Melalui semangat kebersamaan tersebut, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, profesional, modern, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.

Kapolresta Cirebon juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian atau ingin melaporkan adanya gangguan kamtibmas dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang siap memberikan pelayanan selama 24 jam.
(Nurhasanah)

Dirgahayu Bhayangkara ke-80 🇮🇩



Ditpolairud Polda Jawa Barat turut mengikuti Upacara Hari Bhayangkara Tingkat Polres Cirebon Kota yang berlangsung dengan khidmat.

Dalam kegiatan tersebut, Ditpolairud Polda Jawa Barat diwakili oleh KBO Ditpolairud Polda Jabar, AKBP Endang Kusnandar, S.H., M.H., CPHP.

Upacara dipimpin oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., serta dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Cirebon beserta para tamu undangan.

Momentum Hari Bhayangkara menjadi wujud komitmen Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, serta memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik demi mewujudkan Indonesia yang aman, tertib, dan kondusif.

Polri untuk Masyarakat.

#HariBhayangkara80 #PolriUntukMasyarakat #DitpolairudPoldaJabar #Polairud #PoldaJabar #PolresCirebonKota #Forkopimda #JawaBarat

Selasa, 30 Juni 2026

Kapolresta Cirebon Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat 114 Personel, Tekankan Profesionalisme, Integritas, dan Pengabdian kepada Masyarakat



CIREBON,.-- Suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan mewarnai Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Anggota Polri dan ASN Polresta Cirebon Periode 1 Juli 2026 yang digelar di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Selasa (30/6/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, para perwira staf, pengurus Bhayangkari, serta seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat bersama keluarga.

Sebanyak 114 personel memperoleh kenaikan pangkat pada periode 1 Juli 2026, terdiri dari 113 anggota Polri dan 1 ASN. Rinciannya yakni 1 personel dari IPTU ke AKP, 2 personel dari IPDA ke IPTU, 33 personel dari AIPDA ke AIPTU, 50 personel dari BRIPKA ke AIPDA, 2 personel dari Brigadir ke BRIPKA, 11 personel dari BRIPTU ke Brigadir, 14 personel dari BRIPDA ke BRIPTU, serta 1 ASN dari Penata Muda ke Penata Muda Tingkat I.

Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon mengajak seluruh personel untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat dapat terlaksana dengan lancar dan penuh khidmat.

Kapolresta menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, melainkan bentuk penghargaan dari negara atas dedikasi, loyalitas, disiplin, integritas, dan prestasi kerja yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara.

«"Kenaikan pangkat pada hakikatnya merupakan amanah sekaligus rahmat dari Allah SWT. Ini adalah penghargaan atas prestasi kerja dan pengabdian yang telah saudara tunjukkan. Oleh karena itu, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh personel yang hari ini mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kombes Pol. Imara Utama.»

Menurutnya, semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula tanggung jawab moral maupun profesional yang harus diemban. Setiap personel dituntut mampu menjadi teladan, menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, transparan, dan berkeadilan.

Kapolresta juga memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga personel yang telah memberikan doa, dukungan, dan pengorbanan selama anggota menjalankan tugas.

«"Keberhasilan yang diraih hari ini tentu tidak terlepas dari doa, kesabaran, serta dukungan istri, suami, dan keluarga. Jadikan keluarga sebagai sumber inspirasi, semangat, dan kekuatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan dukungan keluarga, saya yakin setiap personel mampu memberikan pengabdian terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon," ungkapnya.»

Ia berharap momentum kenaikan pangkat ini semakin memperkuat semangat seluruh personel Polresta Cirebon untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

"Teruslah bekerja dengan ikhlas, profesional, dan penuh tanggung jawab. Jadilah anggota Polri yang Presisi, dicintai masyarakat, serta mampu menjawab setiap tantangan tugas di masa mendatang. Pangkat boleh bertambah, tetapi kerendahan hati, integritas, dan semangat melayani harus semakin besar," tegas Kapolresta.

Di akhir kegiatan, Kapolresta Cirebon turut mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam sebagai layanan kepolisian cepat, mudah, dan bebas pulsa.

Seluruh rangkaian Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar. Momentum tersebut menjadi simbol penghargaan atas dedikasi personel sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan Polresta Cirebon kepada masyarakat.
(Nurhasanah)

Senin, 29 Juni 2026

Polresta Cirebon Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras dan Ribuan Knalpot Brong



Cirebon, .--
Polresta Cirebon menggelar pemusnahan massal barang bukti berupa belasan ribu botol minuman keras (miras) dan ribuan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Pemusnahan tersebut merupakan hasil Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah hukum Polresta Cirebon periode Maret - Juni 2026. 

Kegiatan itu dilaksanakan secara terbuka di halaman Mapolresta Cirebon pada Senin (29/6/2026). Kegiatan dalam rangka penegakan hukum dan cipta kondisi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., dengan didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H. 

Pemusnahan miras hingga knalpot tersebut juga disaksikan oleh jajaran Forkopimda dan kepala dinas terkait, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Sumber, MUI Kabupaten Cirebon, Pejabat Utama (PJU), dan seluruh Kapolsek jajaran Polresta Cirebon.

Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan kali ini meliputi 3.808 botol miras pabrikan dari berbagai merek, 11.105 botol miras tradisional jenis ciu, 890 liter miras tradisional jenis tuak, serta 3.462 buah knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. 

"Keberhasilan penyitaan dalam jumlah besar ini merupakan buah nyata dari kerja sama dan sinergitas yang solid antara Polresta Cirebon bersama TNI, Satpol PP, Pemerintah Daerah, serta seluruh instansi terkait dalam memberantas penyakit masyarakat yang berpotensi memicu gangguan keamanan," katanya.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Imara Utama mengingatkan seluruh pihak untuk membayangkan dampak negatif yang timbul apabila belasan ribu botol minuman keras tersebut sampai beredar luas dan dikonsumsi oleh elemen masyarakat. Menurutnya, tidak sedikit tindak kriminalitas, perkelahian, maupun gangguan ketertiban umum di jalanan yang berakar dari konsumsi miras serta provokasi suara bising knalpot brong.

Karenanya, capaian penindakan tersebut dinilai sebagai komitmen keras untuk melindungi warga Kabupaten Cirebon dari pengaruh buruk yang dapat merusak kondusivitas daerah. Pihaknya juga menyatakan pelaksanaan pemusnahan di area publik sengaja dipilih sebagai bentuk transparansi akuntabilitas kerja kepolisian sekaligus sarana edukasi.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon mulai sadar untuk menjauhi minuman keras serta tidak lagi memasang knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis pada kendaraannya demi mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman demi kepentingan bersama," pungkasnya.
(Nurhasanah)

Polresta Cirebon Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras dan Ribuan Knalpot Brong



Cirebon, .--
Polresta Cirebon menggelar pemusnahan massal barang bukti berupa belasan ribu botol minuman keras (miras) dan ribuan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Pemusnahan tersebut merupakan hasil Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah hukum Polresta Cirebon periode Maret - Juni 2026. 

Kegiatan itu dilaksanakan secara terbuka di halaman Mapolresta Cirebon pada Senin (29/6/2026). Kegiatan dalam rangka penegakan hukum dan cipta kondisi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., dengan didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H. 

Pemusnahan miras hingga knalpot tersebut juga disaksikan oleh jajaran Forkopimda dan kepala dinas terkait, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Sumber, MUI Kabupaten Cirebon, Pejabat Utama (PJU), dan seluruh Kapolsek jajaran Polresta Cirebon.

Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan kali ini meliputi 3.808 botol miras pabrikan dari berbagai merek, 11.105 botol miras tradisional jenis ciu, 890 liter miras tradisional jenis tuak, serta 3.462 buah knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. 

"Keberhasilan penyitaan dalam jumlah besar ini merupakan buah nyata dari kerja sama dan sinergitas yang solid antara Polresta Cirebon bersama TNI, Satpol PP, Pemerintah Daerah, serta seluruh instansi terkait dalam memberantas penyakit masyarakat yang berpotensi memicu gangguan keamanan," katanya.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Imara Utama mengingatkan seluruh pihak untuk membayangkan dampak negatif yang timbul apabila belasan ribu botol minuman keras tersebut sampai beredar luas dan dikonsumsi oleh elemen masyarakat. Menurutnya, tidak sedikit tindak kriminalitas, perkelahian, maupun gangguan ketertiban umum di jalanan yang berakar dari konsumsi miras serta provokasi suara bising knalpot brong.

Karenanya, capaian penindakan tersebut dinilai sebagai komitmen keras untuk melindungi warga Kabupaten Cirebon dari pengaruh buruk yang dapat merusak kondusivitas daerah. Pihaknya juga menyatakan pelaksanaan pemusnahan di area publik sengaja dipilih sebagai bentuk transparansi akuntabilitas kerja kepolisian sekaligus sarana edukasi.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon mulai sadar untuk menjauhi minuman keras serta tidak lagi memasang knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis pada kendaraannya demi mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman demi kepentingan bersama," pungkasnya.
(Nurhasanah)

Jumat, 26 Juni 2026

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Hadirkan Kebersamaan Melalui Olahraga, Kearifan Lokal, Pasar Rakyat hingga Hadiah Umrah



CIREBON – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polresta Cirebon berlangsung meriah dan penuh makna. Ribuan peserta dari unsur kepolisian, Bhayangkari, aparatur sipil negara, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum memadati kawasan Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (26/6/2026), untuk mengikuti rangkaian kegiatan olahraga bersama, lomba tradisional berbasis kearifan lokal, joget moshing, dan pasar rakyat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama. Hadir pula para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, perwira, personel Polri, ASN, pengurus Bhayangkari, hingga masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon.

Sejak pagi hari, suasana di Mapolresta Cirebon dipenuhi semangat kebersamaan. Personel Polri dan masyarakat tampak berbaur tanpa sekat, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Momentum tersebut menjadi gambaran nyata semakin eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat yang selama ini terus dibangun melalui berbagai kegiatan yang bersifat humanis dan partisipatif.

Kegiatan diawali dengan olahraga bersama yang diikuti secara serentak oleh seluruh peserta. Selain bertujuan menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran jasmani, olahraga bersama juga menjadi simbol pentingnya membangun solidaritas, kekompakan, dan semangat kebersamaan di antara seluruh elemen masyarakat. Gelak tawa, canda, serta interaksi hangat terlihat menghiasi setiap rangkaian kegiatan, memperlihatkan kedekatan yang semakin erat antara anggota Polri dan warga.

Usai olahraga bersama, kemeriahan berlanjut melalui berbagai lomba tradisional yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. Beragam permainan rakyat yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat kembali dihadirkan sebagai bentuk pelestarian warisan budaya bangsa. Tidak hanya menjadi hiburan, perlombaan tersebut juga mengandung pesan penting tentang nilai gotong royong, kerja sama, sportivitas, kebersamaan, serta semangat persatuan yang selama ini menjadi karakter masyarakat Indonesia.

Sorak sorai para peserta dan penonton semakin menambah semarak suasana. Personel Polri, Bhayangkari, hingga masyarakat saling memberikan dukungan kepada peserta lomba tanpa memandang status maupun profesi. Kehangatan tersebut menjadi bukti bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi pesta kebersamaan seluruh masyarakat.

Kemeriahan kemudian berlanjut dengan penampilan joget moshing yang menjadi hiburan penuh energi. Alunan musik yang menggema di halaman Mapolresta Cirebon berhasil mengajak seluruh peserta larut dalam suasana penuh kegembiraan. Kapolresta Cirebon bersama jajaran, Bhayangkari, dan masyarakat tampak menikmati hiburan tersebut sebagai bentuk kebersamaan yang mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.

Di sisi lain, keberadaan pasar rakyat menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat. Berbagai stan UMKM lokal menawarkan aneka kuliner khas Cirebon, makanan tradisional, minuman, produk kerajinan tangan, hingga kebutuhan sehari-hari. Kehadiran pasar rakyat tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai produk dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu meningkatkan daya saing serta memperluas jaringan pemasaran.

Polresta Cirebon melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Dengan melibatkan pelaku UMKM dalam setiap kegiatan besar institusi, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 merupakan momentum untuk semakin memperkuat sinergitas antara Polri dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung menjadi salah satu upaya membangun kepercayaan publik sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan seluruh lapisan masyarakat.

Puncak kemeriahan berlangsung saat pembagian doorprize yang ditunggu-tunggu seluruh peserta. Suasana berubah menjadi haru dan penuh kebahagiaan ketika Kapolresta Cirebon bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon mengumumkan hadiah utama berupa paket ibadah umrah. Sorak gembira dan tepuk tangan mengiringi pengumuman nama-nama penerima hadiah yang beruntung.

Empat orang yang berhasil memperoleh hadiah umrah tersebut yakni IPDA Amir Ariful Mujid selaku Kasi TIK Polresta Cirebon, IPDA Imron, S.H. selaku Kanit Reskrim Polsek Astanajapura, Brigadir Bambang Tri Cahyono, S.H. dari Satlantas Polresta Cirebon, serta Ny. Fetty Verawati dari Bhayangkari Cabang Kota Cirebon.

Rasa syukur dan haru tampak jelas dari wajah para penerima hadiah. Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, karena hadiah umrah bukan sekadar doorprize, melainkan hadiah yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi para penerimanya.

Selain hadiah utama, Kapolresta Cirebon juga menyerahkan berbagai hadiah kepada para juara lomba tradisional sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kreativitas, sportivitas, dan kekompakan yang telah ditunjukkan selama mengikuti perlombaan. Penyerahan hadiah berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan disambut antusias oleh seluruh peserta.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menjadi indikator kuat bahwa hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polresta Cirebon terus terjalin dengan baik.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya, sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui olahraga bersama, pelestarian budaya lokal, pemberdayaan UMKM, hingga berbagi kebahagiaan melalui hadiah umrah menjadi cerminan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, nyaman, harmonis, dan sejahtera.
(Nurhasanah)

Penyerahan SK PAC Ranting dan Anak Ranting PDIP Kecamatan Plumbon Oleh Ketua Dan Wakil Ketua PDIP Kabupaten Cirebon



 Cirebon, -- Ibu Dewan dapil 1 lbu Solekha S.Ak
Anggota DPR kabupaten Cirebon Fraksi Partai PDI Perjuangan Gelar silaturahmi dan kunjungan kerja dalam Rangka Reses DPRD kabupaten Cirebon tahun sidang 2025 - 2026 acara di gelar Gedung serbaguna desa Plumbon kecamatan Plumbon kabupaten Cirebon Jum'at 26/6/2026 Pukul 09:00 wib , Acara ini di hadiri oleh ibu Solekha S. Ak dewan DPRD kabupaten Cirbon, Rudiana Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon , Yoga Setiawan Wakil Ketua PDIP Kabupaten Cirebon, Kuwu Desa Plumbon Sukiba S.IP , Anggota PAC kecamatan Plumbon, Ranting dan warga Desa Plumbon. 

Solekha S.Ak Menjelaskan dihadapan awak Media Saat diwawancara Kegiatan ini reses DPRD yang dirangkai dengan santunan anak yatim dan penyerahan SK PAC (Pimpinan Anak Cabang) ,Ranting ,diadakan secara bersamaan sebagai ajang silaturahmi, konsolidasi, dan kegiatan sosial. Acara ini biasanya diisi dengan penyerapan aspirasi warga di tingkat kecamatan, penyerahan SK kepada pengurus tingkat kecamatan, dan pembagian bantuan sosial.

Lanjutnya Solekha Berharap PDI Perjuangan ini semakin solid, semakin kompak,
dan nama PDI Perjuangan ini semakin dilirik dan bermanfaat untuk orang-orang khususnya masyarakat . 

Rudiana Ketua DPC PDIP Menyampaikan 
Peringatan Hari Bung Karno atau Bulan Bung Karno dirayakan sepanjang bulan Juni untuk mengenang jasa-jasa Sang Proklamator. Rangkaian peringatan ini berpusat pada momen-momen bersejarah: Hari Lahir Pancasila (1 Juni), Hari Lahir Bung Karno (6 Juni), dan wafatnya beliau (21 Juni). 
Diadakan silaturahmi dan Sekaligus kunjungan kerja Reses DPR kabupaten Cirebon Solekha S. Ak Selsi itu kita adakan bakti sosial Santunan Anak Yatim di momon baik ini sekaligus penyerahan SK . ujarnya . 

(Wak Diding) 

Cirebon, Fokus Dialog@com.-- Ibu Solekha S. Ak anggota DPR kabupaten Cirebon Fraksi Partai PDI Perjuangan Gelar silaturahmi dan kunjungan kerja dalam Rangka Reses DPRD kabupaten Cirebon tahun sidang 2025 - 2026 acara di gelar Gedung serbaguna desa Plumbon kecamatan Plumbon kabupaten Cirebon Jum'at 26/6/2026 Pukul 09:00 wib , acara di hadiri oleh Solekha DPRD kabupaten Cirbon, Rudiana Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon , Kuwu Desa Plumbon Sukiba S.IP , Anggota PAC kecamatan Plumbon, Ranting dan warga Desa Plumbon. 

Solekha S.Ak Menjelaskan dihadapan awak Media Saat diwawancara Kegiatan ini reses DPRD yang dirangkai dengan santunan anak yatim dan penyerahan SK PAC (Pimpinan Anak Cabang) ,Ranting ,diadakan secara bersamaan sebagai ajang silaturahmi, konsolidasi, dan kegiatan sosial. Acara ini biasanya diisi dengan penyerapan aspirasi warga di tingkat kecamatan, penyerahan SK kepada pengurus tingkat kecamatan, dan pembagian bantuan sosial.

Lanjutnya Solekha Berharap PDI Perjuangan ini semakin solid, semakin kompak,
dan nama PDI Perjuangan ini semakin dilirik dan bermanfaat untuk orang-orang khususnya masyarakat . 

Rudiana Ketua DPC PDIP Menyampaikan 
Peringatan Hari Bung Karno atau Bulan Bung Karno dirayakan sepanjang bulan Juni untuk mengenang jasa-jasa Sang Proklamator. Rangkaian peringatan ini berpusat pada momen-momen bersejarah: Hari Lahir Pancasila (1 Juni), Hari Lahir Bung Karno (6 Juni), dan wafatnya beliau (21 Juni). 
Diadakan silaturahmi dan Sekaligus kunjungan kerja Reses DPR kabupaten Cirebon Solekha

        ( Nurhasanah )

Kamis, 25 Juni 2026

Polresta Cirebon Salurkan 600 Paket Sembako dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80



CIREBON, Fokus Dialog@com-- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar kegiatan Bhakti Sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolresta Cirebon, Kamis (25/6/2026), menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan warga.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama. Turut hadir Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., bersama Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Dini Eko Munarianto, para pejabat utama Polresta Cirebon, pengurus Bhayangkari, perwakilan Kapolsek jajaran, serta berbagai elemen masyarakat.

Bhakti sosial tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga sekitar Mapolresta Cirebon, komunitas becak dan bentor, ojek pangkalan, tukang parkir, serta masyarakat di wilayah hukum Polsek jajaran Polresta Cirebon. Sebanyak 600 paket sembako disalurkan dengan rincian 160 paket untuk warga sekitar Mapolresta Cirebon, 75 paket untuk komunitas becak dan bentor, 75 paket untuk komunitas ojek pangkalan, 20 paket untuk tukang parkir, dan 270 paket lainnya didistribusikan melalui Polsek jajaran Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi sarana untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan harmonis antara Polri dan seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program kemanusiaan yang dilaksanakan Polri.

Masyarakat yang menerima bantuan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan Polresta Cirebon. Selain membantu kebutuhan sehari-hari, kegiatan ini dinilai menjadi bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan bhakti sosial ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
(Nurhasanah)

Rabu, 24 Juni 2026

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Cakrabuana


CIREBON,  Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cakrabuana, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut merupakan bagian dari Pembinaan Tradisi Polri sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan8 Republik Indonesia.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Hadir mendampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, personel Polri, ASN, serta Bhayangkari.

Suasana penuh penghormatan dan refleksi tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di monumen TMP Cakrabuana, hingga prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan yang telah mendahului.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama mengatakan bahwa ziarah dan tabur bunga bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan loyalitas kepada seluruh anggota Polri.

Menurutnya, jasa para pahlawan menjadi fondasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan melalui pengabdian di bidang masing-masing, termasuk dalam tugas kepolisian yang mengedepankan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Para pahlawan telah memberikan teladan tentang keikhlasan berjuang tanpa pamrih. Nilai-nilai itulah yang harus terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas anggota Polri," ujarnya.

Ia menambahkan, tema Hari Bhayangkara ke-80, "Polri Untuk Masyarakat", menjadi pengingat bahwa seluruh tugas dan pengabdian Polri harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, semangat perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan dalam bentuk pelayanan yang humanis, profesional, responsif, dan berintegritas.

Kegiatan ziarah dan tabur bunga juga menjadi sarana introspeksi bagi seluruh personel Polresta Cirebon untuk terus meningkatkan kualitas kinerja serta memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan mengenang perjuangan para pendahulu, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa setiap tugas yang diemban merupakan bagian dari upaya menjaga amanah bangsa.

Selain memperkuat nilai historis dan semangat kebangsaan, kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan Polri terhadap para pejuang yang telah mengorbankan segalanya demi tegaknya negara. Semangat patriotisme yang diwariskan para pahlawan diharapkan terus menginspirasi seluruh anggota Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di era modern.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai institusi yang profesional, modern, dan terpercaya. Dengan meneladani nilai perjuangan para pahlawan, Polri diharapkan semakin mampu menjawab harapan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan rasa hormat yang mendalam kepada para pahlawan sekaligus memperkuat semangat pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa, dan negara.
(Nurhasanah)

Dalam Rangka Memperingati Hari Bhayangkara ke 80 Wakapolda Jabar Pimpin Upacara Tabur Bunga Di Laut Cirebon


Cirebon, Fokus Dialog@com.-- Dalam rangka
memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Jawa Barat Brigjen. Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. didampingi Dirpolairud Polda Jabar Kombes Pol. Edward Indharmawan, E.C., S.I.K., M.H. Dan Unsur Forkopimda Kota Cirebon melaksanakan Upacara Tabur Bunga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah mengabdikan jiwa dan raganya bagi bangsa dan negara.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan serta meneguhkan kembali komitmen seluruh anggota Polri dalam melanjutkan semangat pengabdian, dedikasi, dan loyalitas kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Upacara Tabur Bunga ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan sebagai wujud penghormatan atas perjuangan para pendahulu sekaligus refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui semangat “Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkuat komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya demi terwujudnya Indonesia yang aman, tertib, dan sejahtera.

#HariBhayangkara80 #PolriUntukMasyarakat #PoldaJabar #DitpolairudPoldaJabar #PolriPresisi #TaburBunga #HUTBhayangkara80

(wak Diding)

Minggu, 21 Juni 2026

Alumni STM-SMK Muhammadiyah Cirebon Gelar Reuni Akbar, Gaungkan Pesta Emas

Kabupaten Cirebon, Fokus Dialog@com.-- Alumni STM/SMK Muhammadiyah Jl. Tuparev Cirebon memadati acara Reuni Akbar jilid 2 Sekaligus milad STM/SMK Muhammadiyah ke 50 dengan mottonya pererat silaturahmi (pesta mas). Acara tersebut bertempat di halaman Sekolah STM/SMK Muhammadiyah Cirebon, Jln. Tuparev Cirebon, minggu (21/6) 

Kegiatan tetsebut, diisi dengan Gerak Jalan Sehat 50 Tahun, dan UMKM dari keluarga alumni. Di acara milad ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan mempertemukan alumni-alumni dari mulai angkatan pertama 1976 hingga angkatan terbaru 2026.

Suasana nostalgia terasa kental saat para alumni berkumpul kembali di almamater tempat mereka ditempa beberapa tahun lalu.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Cirebon Imron Rosyadi dan Bangbang Mujiarto, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga alumni STM Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Bangbang, Mujiarto mengapresiasi kehadiran Bupati Imron yang selalu membersamai setiap kegiatan keluarga besar Muhammadiyah Cirebon.

“Bupati Cirebon H.Imron senantiasa hadir di tengah-tengah kita. Ini bentuk kepedulian beliau tanpa harus dinyatakan dalam tulisan, tapi dikedepankan dalam bukti nyata,” ujar Bangbang.

Ia,juga menyebut reuni akbar ini bukti soliditas alumni Muhammadiyah Cirebon masih terjaga. Tidak hanya STM dan SMK, tapi juga SMA Muhammadiyah tetap kompak sebagai satu keluarga besar.

“Berpuluh-puluh tahun lamanya tidak ketemu kita baru sekarang dipertemukan kembali. Dari angkatan 1976 sampai 2026. Ini membuktikan tempaan pendidikan dulu menghasilkan pembentukan karakter yang kuat,” tambahnya.

Acara turut dihadiri pengurus Daerah Muhammadiyah Cirebon, kepala sekolah SMK, STM, dan SMA Muhammadiyah beserta jajaran. Acara tersebut, penuh dengan keakraban dan candatawa dari alumni STM/SMK Muhammadiyah Cirebon. 

Sementara bendahara kegiatan reuni akbar dan milad STM/SMK Muhammadiyah Cirebon Yanto Subianto menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini, ada hadiah rumah 50 unit untuk peserta jalan sehat karena sesuai dengan temanya 50 tahun milad STM/SMK Muhammadiyah tersebut. 

" Pembagian hadiah rumah tersebut dengan cara doorprice yaitu mengumpulkan nomor undangan untuk diacak baik untuk alumni maupun untuk jalan sehat, " terangnya. 

Yanto Subianto menjelaskan untuk pemenang rumah hadiahnya yaitu bebas DP nol rupiah hingga prosesnya nol rupiah. 

"Acara ini, dimulai dari tanggal 18 hari kamis,19 hari jum'at dan reuni akbar hari sabtu sedangkan puncaknya yaitu miladnya tanggal 21," Jelasnya.

Yanto juga menambahkan bahwa ada yang terkesan di acara reuni dan milad STM/SMK yah ni kita bisa ketemu dengan semua lulusan dari lulusan pertama hingga sekarang.

" Lulusan pertama hampir semuanya hadir, termasuk yang sakit pun memaksakan hadir, " tegasnya. 

Menurutnya, jumlah lulusan yang hadir dalam acara tersebut sekitar 800 alumni dari seribu yang diundang.Tapi kalau diitung dengan keluarganya bisa mencapai seribu orang. 

Harapan kami kedepan agar masyarakat lebih tahu tentang STM dan SMK Muhammadiyah Cirebon bahwa lulusan dari sini banyak yang jadi pejabat ada yang duduk di parlemen, di pemerintahan dan pengusaha. Kami juga mengimpor masukan bahwa STM dan SMK Muhammadiyah Cirebon tetap berdiri dan menyumbang anak-anak terbaik. 

(Nurhasanah)

Dalam Rangka Memeriahkan Hari Ulang Tahun Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke-80, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Barat Menyelenggarakan **Lomba Adu Layangan** Yang terbuka untuk Seluruh Masyarakat Umum.



Cirebon, Fokus Dialog@com.-- Dalam rangka HUT POLRI ke 80 Direktorat POLAIRUD Polda Jabar adakan
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus melestarikan budaya permainan tradisional yang telah menjadi bagian dari kearifan lokal. Perlombaan yang diselenggarakan terdiri dari *Lomba Layangan Antengan**dan Lomba Layangan Aduan*, yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah dan kalangan masyarakat.

Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Jawa Barat, Edward Indharmawan EC, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan menghibur, sekaligus sebagai momentum mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, persatuan, serta sportivitas dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari semarak peringatan HUT Polri ke-80.

**Polri untuk Masyarakat**
**Dirgahayu Polri ke-80**
*"Polri Presisi untuk Negeri, Menuju Indonesia Maju."*

#HUTPolri80 #PolriUntukMasyarakat #PolriPresisi #DitpolairudPoldaJabar #PoldaJabar #DirpolairudJabar #LombaAduLayangan #LayanganAntengan #LayanganAduan #DirgahayuPolri80 #IndonesiaMaju
(Nurhasanah)

Jumat, 19 Juni 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Gelar Lomba Menembak Eksekutif, Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Personel



CIREBON, . -- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar Lomba Menembak Eksekutif yang berlangsung di Lapangan Tembak Dharma Ksatria Sat Brimob Yon C Pelopor Talun, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Mountoya, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Lomba menembak ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Polresta Cirebon dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus sebagai ajang peningkatan kemampuan personel Polri dalam bidang menembak secara profesional, terukur, dan sesuai standar operasional prosedur.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jabar Kompol Apt. Bagus Amrulloh Nuru Imamawan, S.Farm., S.I.K., Wadanyon Kompol Dudin Taptjani, S.Sos., serta para Pejabat Utama (PJU) Polresta Cirebon, personel Polresta Cirebon, dan personel Brimob Yon C Pelopor.

Kegiatan lomba menembak eksekutif ini tidak hanya menjadi sarana olahraga dan kompetisi, tetapi juga sebagai wadah mempererat sinergitas, soliditas, serta jiwa korsa antar personel Polri. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan kerja yang semakin harmonis antar satuan fungsi maupun antar satuan wilayah dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kemampuan teknis personel, khususnya dalam penggunaan senjata api secara aman dan profesional.

"Lomba menembak ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kemampuan dasar personel Polri, terutama dalam hal konsentrasi, ketelitian, pengendalian diri, serta kedisiplinan dalam penggunaan senjata api. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polresta Cirebon," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa peningkatan kemampuan personel merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks di tengah dinamika masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan kemampuan melalui kegiatan seperti lomba menembak ini akan terus didorong secara berkelanjutan.

Selain aspek peningkatan kemampuan, kegiatan ini juga menjadi sarana refreshing bagi personel di tengah padatnya tugas operasional, sehingga diharapkan dapat menjaga semangat, motivasi, serta mentalitas kerja yang tetap optimal.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan mengedepankan faktor keselamatan. Peserta lomba mengikuti setiap tahapan dengan penuh antusias serta tetap mematuhi aturan dan standar keselamatan yang telah ditetapkan panitia.

Kegiatan Lomba Menembak Eksekutif Polresta Cirebon dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan profesionalisme, soliditas, serta semangat pengabdian seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(Nurhasanah)

Minggu, 14 Juni 2026

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan



Cirebon, .---
Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon gencar melaksanakan aksi preventif demi menekan angka kriminalitas dan menjaga moralitas generasi muda. Petugas menggelar kegiatan Mobile Sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta menyampaikan imbauan tegas untuk menghentikan konsumsi minuman keras (miras) maupun miras oplosan. 

Kegiatan yang menyasar langsung pemukiman warga ini dilaksanakan secara maraton pada Minggu (14/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas menyaambangi warga di wilayah Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, dan di Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, pendekatan secara berpindah tempat ini sengaja dipilih guna memperluas jangkauan edukasi agar pesan pencegahan tersampaikan secara merata ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya yang sedang berkumpul di ruang publik.

"Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen polri yang hadir langsung di tengah-tengah warga demi menyelamatkan masa depan bangsa. Melalui edukasi tatap muka ini, diharapkan pemahaman masyarakat, terutama bagi kalangan remaja dan generasi muda, dapat semakin meningkat mengenai dampak buruk narkoba serta zat adiktif seperti miras oplosan yang sangat fatal bagi kesehatan fisik, mental, hingga masa depan mereka," katanya.

Selain memberikan penyuluhan mengenai bahaya kesehatan dan sanksi hukum, petugas di lapangan juga memperkuat partisipasi publik dalam aspek pengawasan lingkungan. Pihak kepolisian memberikan pemahaman kepada warga mengenai langkah cepat jika mendapati atau mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba maupun pesta miras di sekitar tempat tinggal mereka.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor dan dipermudah dengan cara memanfaatkan saluran telepon Call Center 110 Polresta Cirebon agar aduan tersebut dapat segera direspons oleh petugas. Seluruh rangkaian sosialisasi keliling di dua kecamatan tersebut berlangsung secara interaktif, tertib, lancar, serta kondusif," pungkasnya.
(Nurhasanah)

Kapolresta Cirebon Dampingi Wakapolda Jabar Silaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Khas Kempek, Perkuat Sinergitas Polri dan Ulama



CIREBON, -- Upaya memperkuat sinergitas antara Polri dan kalangan ulama terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., ke Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon, Minggu (14/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jabar didampingi langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Khas Kempek, KH. Muh. Musthofa 'Aqiel Siroj, di kompleks pesantren yang berlokasi di Desa Pegagan Blok Kempek, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., Dir Tahti Polda Jabar AKBP Widodo, A.Md., S.E., M.M., Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Wadir Binmas Polda Jabar AKBP Ade Hermanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polresta Cirebon serta unsur Forkopimda lainnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara institusi Polri dengan para ulama serta pengasuh pondok pesantren yang selama ini memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan ketenteraman masyarakat.

Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyampaikan bahwa pondok pesantren merupakan salah satu mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, peran para ulama sangat besar dalam memberikan pendidikan moral, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

"Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dengan para tokoh agama. Dengan terjalinnya hubungan yang baik, maka berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diantisipasi dan diselesaikan secara bersama-sama," ujarnya.

Ia menambahkan, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren yang memiliki pengaruh besar dalam membangun karakter dan kehidupan sosial masyarakat.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa Polresta Cirebon akan terus menjalin sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh agama. Menurutnya, komunikasi yang harmonis menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

"Hubungan baik yang selama ini terjalin antara Polri dan pondok pesantren harus terus dipelihara. Kami berharap kolaborasi ini dapat semakin memperkuat upaya bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang sejuk dan damai di Kabupaten Cirebon," ungkapnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangka menghadiri Haflah Tasyakkur Khotmi Alfiyah Ibni Malik, Al-Qur'an Bin Nadzor, Al-Qur'an Bil Ghoib Juz Amma dan At Taysir ke-5 yang diselenggarakan Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon. Acara tersebut menjadi wujud rasa syukur atas capaian para santri dalam menyelesaikan pendidikan dan hafalan yang telah ditempuh.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang erat antara Polri, pemerintah daerah, dan kalangan pesantren dapat terus terjalin dengan baik. Sinergitas tersebut diyakini mampu menjadi pondasi kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan masyarakat yang harmonis dan religius di Kabupaten Cirebon.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Wakapolda Jabar bersama Kapolresta Cirebon dan unsur Forkopimda mendapat sambutan positif dari para pengasuh, santri, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
(Nurhasanah)

Tak Kenal Lelah, Garuda Jaya U10 Masuk Zona Provinsi Liga Jabar 2026

Cirebon, 
Perjuangan tanpa kenal lelah yang dilalui anak-anak SSB Garuda Jaya KU 10 tahun di Liga Jabar tahun 2026 berbuah manis. Setelah melewati tantangan dan rintangan, akhirnya pasukan Sadikin "Kopral" tembus ke zona Provinsi Jabar. Kepastian tersebut didapat setelah Sultan dkk finish di urutan keempat pada laga liga jabar istimewa zona pantura yang digelar di Stadion Bima Kota Cirebon, Minggu (14/6).
Anak-anak SSB Garuda Jaya U10 tampil impresif pada laga tersebut. di Babak 16 besar, Garuda Jaya melibas 
Putra Panjalin Majalengka 2-0. Di babak 8 besar, Garuda Jaya menumbangkan PSIT Cirebon dengan skor 4-1.
SSB yang bermarkas di Desa Kedungjaya, Kec Kedawung Kab Cirebon ini pun masuk semifinal. Walaupun tidak sampai di partai final. Namun dengan meraih posisi keempat maka Garuda Jaya mengamankan 1 slot dari 6 kuota untuk lolos ke zona Provinsi jabar. Selain Garuda Jaya, SSB yang lolos ke provinsi adalah APC Kab Cirebon, SSB Mandala Majalengka, SSB Tidar Majalengka, SSB Turangga Sakti Kuningan dan SSB Bina prestasi Indramayu.
Pencapaian anak-anak SSB Garuda Jaya U10 itu pun disambut gembira oleh para orang tua yang menyaksikan jalannya pertandingan di stadion bima kota cirebon. Tangis kebahagiaan menjadi saksi atas pengorbanan untuk sebuah perjuangan. Tetesan keringat anak-anak di lapangan menjadi torehan prasasti yang akan terus diingat.
Pelatih SSB Garuda Jaya U10, Sadikin "kopral" memberikan apresiasi kepada anak-anak didiknya. "Tadi anak-anak tampil luar biasa. Dari 23 tim yang tanding di zona pantura, anak-anak kami masuk 4 tim terbaik dan lolos ke zona provinsi. Ini luar biasa. Teruslah berproses ya anak-anak," tuturnya.
Sementara itu, ketua SSB Garuda Jaya Kwarteddy "van persie" Aprilyawan menyambut baik atas keberhasilan anak-anak.
"Terima kasih kepada anak-anak U10 yang sudah berjuang di liga jabar dari mulai tingkat regional, zona pantura sampai akhirnya lolos ke zona provinsi. Ini suatu pencapaian yang luar biasa. Apresiasi juga kepada para pelatih dan orang tua yang selalu support," paparnya.
Ia berharap, pada laga zona provinsi yang akan digelar pada akhir bulan ini di Pangandaran, anak-anak bisa memberikan yang terbaik.
(Nurhasanah)

Selasa, 09 Juni 2026

Jadi Pilot Project Pertama, Polresta Cirebon Sosialisasikan Kampung Tangguh Narkoba di Trusmi Kulon



Cirebon, 
Polresta Cirebon, melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) menggelar kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (9/6/2026) malam. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menggalakkan program Kampung Tangguh Narkoba di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu ketua RT tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polresta Cirebon, Kompol Heri Nurcahyo, S.H., M.H. Kehadiran jajaran Satresnarkoba disambut hangat oleh Kuwu (Kepala Desa) Trusmi Kulon, Abdul Tholib, serta dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Bripka Soetani, Babinsa Sertu Fernando, perangkat desa, dan elemen masyarakat setempat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba Kompol Heri Nurcahyo, mengungkapkan bahwa Desa Trusmi Kulon dipilih sebagai pilot project (proyek percontohan) pertama di Kabupaten Cirebon. Pemilihan ini didasarkan pada hasil pemetaan berkala yang menunjukkan bahwa desa tersebut memiliki tingkat kerawanan peredaran narkoba yang rendah.

"Tujuan utama dari sosialisasi Kampung Tangguh Narkoba ini adalah untuk mencegah dan memutus mata rantai penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Kami ingin menciptakan lingkungan desa yang bersih, aman, dan sehat bagi generasi masa depan," ujar Kompol Heri Nurcahyo.

Melalui pembentukan satgas-satgas pencegahan yang melibatkan sinergitas Polri, TNI dan pemangku kepentingan desa, program terintegrasi ini terbukti memberikan dampak positif yang nyata bagi penguatan keamanan di tingkat desa. Pihak kepolisian memberikan beberapa materi krusial kepada warga terkait Poin Utama Edukasi Dalam sosialisasi yang dikemas interaktif tersebut.

Diantaranya, Warga diberikan edukasi mendalam agar lebih mengenal jenis-jenis narkoba serta dampak negatif penyalahgunaannya, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, sosial, budaya , maupun masa depan generasi muda, hingga Penjelasan mengenai risiko dan sanksi hukum yang tegas bagi siapa saja yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Selain itu, sosialisasi tersebut membuka Membuka ruang tanya jawab langsung bagi warga untuk berkonsultasi mengenai penanganan jika ada indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan keluarga atau tetangga, dan Edukasi mengenai tata cara pelaporan cepat dan aman melalui Call Center 110 Polresta Cirebon, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi aktif memberikan informasi jika menemui aktivitas mencurigakan.

"Rangkaian acara sosialisasi ini berjalan dengan interaktif, aman, dan kondusif dari awal hingga selesai. Ke depan, Polresta Cirebon berencana mereplikasi program Kampung Tangguh Narkoba ini ke desa-desa lain guna mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon," pungkasnya.

(Nurhasanah)

Kamis, 04 Juni 2026

Komnas PA dan BJI Dampingi Korban Asusila Yang Dilakukan Oleh Ayah Tiri



CIREBON, - Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya bersama Bikers Journalist Indonesia (BJI) dampingi Korban Kekerasan Seksual yang diduga di lakukan oleh Ayah tiri pada Kamis, (4/6) di Mapolresta Cirebon.

Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk tugas Komnas PA dan kepedulian dari BJI terhadap korban.

Ditemui di Gedung Unit PPA Polresta Cirebon, Ketua Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya Siti Nuryani, S.Pd., atau yang akrab disapa Bunda Yani didampingi Vani Meyliani, SH., menyampaikan bahwa giat hari ini merupakan pendampingan pemanggilan BAP pertama korban.

Yani mengungkapkan kalau kondisi korban saat ini tengah mengalami trauma hebat atas kejadian yang dialaminya.

"Alhamdulillah hari ini kita Komnas Perlindungan Anak bisa mendampingi BAP pertama korban, kondisi korban saat ini masih memiliki trauma hebat, jadi kami dari Komnas PA akan selalu mendampingi," tutur Yani, (4/6/2026).

Dijelaskan Yani, tindakan asusila yang dialami korban sudah berlangsung sejak korban masih duduk di bangku sekolah, kata Yani. Korban juga saat itu tertekan oleh keadaan dimana Ibu Kandungnya diketahui kerap membela perilaku ayah tiri korban.

Berdasarkan keterangan korban, tindakan asusila yang dialaminya ini sudah berlangsung sejak ia masih duduk di bangku SMA. Diman eaktu itu korban sempat menolak dengan perlawanan, tapi karena kalah tenaga ya akhirnya kejadian tersebut tidak bisa dihindari.

"Yang bikin korban ini semakin tertekan, ibu kandung yang seharusnya bisa menjadi pelindung bagi anak-anaknya ini justru malah terkesan membela ayah tirinya ini, itulah yang bikin korban ini trauma berat," jelas Yani.

Sementara itu, Ketua Harian Bikers Journalist Indonesia Arsy Al Banzary memastikan jika pihaknya selaku mitra dari Kepolisian dan Komnas PA akan terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan.

"Sebagai mitra Kepolisian dan Komnas PA, kami pastikan BJI akan terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan," tegas Arsy yang juga menjabat sebagai Redaktur di media Kontroversi News.

Arsy berharap agar pihak Kepolisian dapat se-segera mungkin melakukan tindak lanjut terhadap kasus ini. BJI akan menghormati seluruh proses kasus ini dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Terang kami minta agar pihak kepolisian segera melakukan tindak lanjut atas kasus ini supaya korban benar-benar mendapatkan keadilan. Kami juga akan menghormati seluruh prosesnya dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polresta Cirebon." pungkasnya. 

(Nurhasanah)

Rabu, 03 Juni 2026

Sembunyi di Bale Dekat Rumah, Buron Kasus Curat Sepeda Motor Diringkus Polresta Cirebon Satreskrim



Cirebon, 
Polresta Cirebon berhasil menangkap seorang pria berinisial D (46) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Penangkapan itu merupakan bagian dari kesuksesan jajaran kepolisian dalam pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026.

Tersangka D diringkus petugas saat tengah berada di sebuah jondol atau bale-bale bambu di dekat kediamannya di wilayah Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, pada Senin (1/6/2026). Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Tekab Satreskrim Polresta Cirebon, Ipda Roni Cainudin, S.H.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa penangkapan tersangka D merupakan hasil pengembangan dari dua pelaku lain yang telah lebih dulu ditangkap dan diproses hukum, yakni K (44) dan WP (33). Ketiganya terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor dan telepon genggam di halaman rumah warga di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, pada 27 September 2024.

"Setelah melakukan serangkaian penyelidikan mendalam untuk melacak keberadaan DPO yang melarikan diri ini, tim kami di lapangan mendeteksi keberadaan tersangka D di wilayah Suranenggala dan segera melakukan penangkapan tanpa perlawanan," ujar Kombes Pol Imara Utama, Selasa (2/6/2026).

Aksi kejahatan kelompok tersebut terjadi pada dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Korban yang saat itu tengah tertidur di teras depan rumah, terkejut saat terbangun karena sepeda motor Honda Beat yang diparkir di halaman rumah beserta telepon genggam miliknya yang diletakkan di samping tempat tidur telah raib. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian total mencapai Rp12.000.000,-.

Dari rangkaian pengungkapan kasus ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, sepeda motor yang disita dari seorang saksi/penadah berinisial W, 3 handphone yang disita dari ketiga pelaku, dan lainnya.

Saat ini, tersangka D telah dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan intensif. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan. Satreskrim Polresta Cirebon kini sedang melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna proses hukum lebih lanjut.

(Nurhasanah)

Polresta Cirebon Sita Ribuan Obat Keras Ilegal dari Rumah Kontrakan di Palimanan



Cirebon, 
Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat keras ilegal. Petugas berhasil menggerebek sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan rumah kontrakan tersebut dijadikan tempat penyimpanan sediaan farmasi tanpa izin edar. Dalam operasi yang berlangsung pada Senin (1/6/2026) malam, satu orang tersangka berinisial IP (27) berhasil diamankan oleh petugas di lapangan.

"Penangkapan IP warga Kecamatan Palimanan tersebut bermula dari kecurigaan dan informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan kontrakan tersebut," katanya, Rabu (3/6/2026).

Saat melakukan penggeledahan di lokasi kejadian, anggota Satresnarkoba Polresta Cirebon mendapatkan ribuan butir pil sediaan farmasi ilegal. Total barang bukti yang disita petugas meliputi 3.580 butir pil Tramadol dan 2.500 butir pil Trihexyphenidyl yang disimpan di dalam sebuah kantong plastik berwarna hitam.

Selain ribuan obat keras, polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp 214.000 yang patut diduga kuat sebagai hasil transaksi penjualan, serta 1 unit telepon genggam yang digunakan tersangka untuk melancarkan aksinya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta ini mengakui bahwa seluruh pasokan obat keras tersebut adalah benar miliknya dan intuk dijual belikan / diedarkan tanpa izin kepada para pelanggannya.

Tersangka mendapatkan barang haram itu dengan cara membeli dari seorang penyuplai berinisial S yang kini telah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang. 

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka beserta seluruh barang bukti yang ada kini telah dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Cirebon untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Piihak Polresta menegaskan senantiasa secara konsisten melakukan pengembangan penyelidikan guna memutus mata rantai dan memburu jaringan pemasok utama obat keras tersebut.

"Atas tindakannya, tersangka IP dikenakan Pasal 435 dan atau Pasal 436 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," ujarnya.

(Nurhasanah)