Patroli Unit 1

Minggu, 20 September 2026

Pelaku Pencurian Handphone Peziarah Diamankan di Makam Sunan Gunung Jati

Cirebon Kota - Warga yang berada di kawasan Makam Sunan Gunung Jati menghubungi petugas kepolisian yang sedang melaksanakan patroli di kompleks makam setelah mengetahui adanya dugaan pencurian handphone milik peziarah, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 04.57 WIB. Petugas yang menerima informasi tersebut segera mendatangi lokasi di Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Blok Pekauman, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, dan bersama warga mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku.

Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin, S.H., M.H. mengatakan, respons cepat petugas terhadap informasi warga tersebut memungkinkan pria yang diduga melakukan pencurian handphone dapat segera diamankan di kawasan kompleks Makam Sunan Gunung Jati. Setelah diamankan, pelaku kemudian dibawa oleh petugas ke Mako Polsek Gunung Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pria yang diamankan tersebut berinisial AN (53), warga Kota Cirebon. Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan awal terhadap identitas dan barang-barang yang berada dalam penguasaan pelaku untuk mengetahui keterkaitannya dengan dugaan pencurian handphone milik peziarah yang terjadi di kawasan tersebut.

Dalam pengamanan tersebut, petugas turut mengamankan dua unit handphone masing-masing merek Vivo dan Xiaomi yang diduga berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencurian. Kedua handphone tersebut kemudian diamankan oleh petugas sebagai barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Selain dua unit handphone, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Lexy warna hitam tanpa nomor polisi yang berada dalam penguasaan pelaku. Petugas turut mengamankan sebuah tas selempang warna cokelat beserta dompet warna hitam yang berisi sejumlah barang dan dokumen, termasuk STNK sepeda motor.

Setelah pelaku dan barang bukti diamankan, petugas membawa seluruhnya ke Mako Polsek Gunung Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami rangkaian kejadian, memastikan kepemilikan barang yang diamankan, serta mengumpulkan keterangan yang diperlukan dalam proses penanganan dugaan tindak pidana pencurian tersebut.

Saat diamankan, pelaku diketahui mengalami luka akibat amukan massa. Petugas kemudian membawa pelaku untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis di Puskesmas Suranenggala sebelum proses pemeriksaan kepolisian dilanjutkan.

Kejadian tersebut menjadi contoh pentingnya kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama di kawasan yang ramai dikunjungi peziarah. Melalui semangat Jaga Baik Cirebon Kota, masyarakat diharapkan tidak ragu berkomunikasi dengan petugas apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian, sehingga setiap informasi dapat segera direspons.

Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin, S.H., M.H. mengimbau masyarakat, khususnya para peziarah, untuk selalu menjaga barang berharga dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana atau aktivitas mencurigakan. “Kami mengapresiasi masyarakat yang segera menghubungi petugas ketika mengetahui adanya dugaan pencurian, sehingga personel yang sedang berpatroli dapat langsung datang dan melakukan pengamanan. Mari bersama-sama Jaga Baik Cirebon Kota dengan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran kepolisian,” ujarnya.