INDRAMAYU, Pattoliunit 1.com — Pembangunan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN 2 Cantigi Wetan, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, menjadi perhatian dalam fungsi sosial kontrol media. Pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
Pantauan awak media Sinar Pagi Jaya, Selasa (29/9/2026), dilakukan di lingkungan SDN 2 Cantigi Wetan yang dipimpin Kepala Sekolah Sujana. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemantauan terhadap pelaksanaan program revitalisasi pendidikan dasar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada Direktorat Pendidikan Dasar, Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Pelaksana kegiatan tercantum P2SP, dengan waktu pelaksanaan selama 120 jugaa kalender. Adapun nilai bantuan yang dialokasikan sebesar Rp1.013.262.796.
Program tersebut juga tercantum sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional Revitalisasi Pendidikan Dasar, berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 27 Tahun 2025.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan revitalisasi tersebut tercantum dalam pengamanan oleh penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri. Kondisi ini menunjukkan adanya perhatian terhadap aspek pengawasan dan pengamanan pelaksanaan program yang menggunakan anggaran negara.
Sebagai media yang menjalankan fungsi kontrol sosial, Sinar Pagi Jaya melakukan pemantauan secara langsung terhadap progres pekerjaan di lapangan. Pemantauan tersebut bukan untuk menghambat proses pembangunan, melainkan sebagai bagian dari fungsi pers dalam memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penggunaan anggaran publik.
Revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa, guru, serta lingkungan sekolah. Karena itu, kualitas pekerjaan, ketepatan pelaksanaan, serta kesesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan ketentuan program menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.
Kepala SDN 2 Cantigi Wetan, Sujana, menjadi bagian dari lingkungan sekolah yang tengah mendapatkan program revitalisasi tersebut. Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan fasilitas pendidikan di SDN 2 Cantigi Wetan semakin memadai dan mampu menunjang proses belajar mengaja. (Atin Sipriatin)




