Kemarau Panjang, Bupati Lucky Hakim Pimpin Salat Istisqa Bersama Petani di Anjatan

Jumat, 31 Juli 2026

Kemarau Panjang, Bupati Lucky Hakim Pimpin Salat Istisqa Bersama Petani di Anjatan



INDRAMAYU, Patroliunit1.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Salat Istisqa bersama ratusan masyarakat dan petani di Lapangan Masjid Besar Baiturrahman, Kecamatan Anjatan, Jumat (24/7/2026), sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim itu turut dihadiri Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, Kementerian Agama, BAZNAS, serta ratusan warga dan petani dari berbagai desa di Kecamatan Anjatan.

Usai melaksanakan Salat Istisqa, seluruh jemaah mengikuti khutbah yang disampaikan imam, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama agar Allah SWT segera menurunkan hujan sehingga krisis air yang melanda Kabupaten Indramayu dapat segera teratasi.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengatakan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual yang berjalan seiring dengan berbagai upaya teknis yang telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi kekeringan.

Menurutnya, Pemkab Indramayu bersama Dinas Pertanian, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Kementerian Pertanian terus melakukan perbaikan jaringan irigasi, normalisasi saluran, optimalisasi sumber air, pembangunan pompa satelit, hingga pembuatan sumur. Namun, debit air yang terus menurun membuat pasokan air belum mampu memenuhi kebutuhan lahan pertanian.

"Kita tahu Indramayu merupakan daerah yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan nelayan. Saat ini petani mengalami kekurangan air," ujar Lucky Hakim.

Ia menjelaskan, sebagian besar lahan pertanian di Indramayu masih berupa sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan. Kondisi tersebut menyebabkan banyak petani terpaksa menunda musim tanam, bahkan sebagian mengalami gagal tanam akibat minimnya pasokan air.

"Upaya teknis terus kami lakukan bersama Dinas Pertanian, Balai Besar Wilayah Sungai, dan Kementerian Pertanian melalui normalisasi saluran, optimalisasi sumber air, hingga pembangunan sumur. Namun semua itu adalah ikhtiar. Selebihnya kita serahkan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan Allah mengabulkan doa kita, mengumpulkan awan, dan segera menurunkan hujan di Kabupaten Indramayu," ungkapnya.

Selain itu, Bupati Lucky Hakim mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan program asuransi gagal panen sebagai bentuk perlindungan bagi petani. Namun karena keterbatasan anggaran, program tersebut belum dapat menjangkau seluruh petani sehingga sebagian memilih menunda masa tanam guna menghindari kerugian yang lebih besar.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama BAZNAS juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang mayoritas merupakan warga lanjut usia di Kecamatan Anjatan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Melalui pelaksanaan Salat Istisqa, doa bersama, serta berbagai langkah teknis yang terus dilakukan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap hujan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat terpenuhi dan aktivitas pertanian dapat kembali berjalan normal.
(Atin Supriatin Kabiro)