Sensus Ekonomi 2026 Siap Digelar, Bupati Lucky Hakim Dukung Penuh Pendataan 1.699 Petugas di Indramayu

Sabtu, 28 Februari 2026

Sensus Ekonomi 2026 Siap Digelar, Bupati Lucky Hakim Dukung Penuh Pendataan 1.699 Petugas di Indramayu


INDRAMAYU ,Patroliunit 1.com — Bupati Indramayu Lucky Hakim menerima audiensi Badan Pusat Statistik Kabupaten Indramayu terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) di Pendopo Indramayu, Rabu (25/02/26).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lucky didampingi Asisten Daerah II, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Baperrida, Plt. Dinas Sosial, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Audiensi ini membahas kesiapan pelaksanaan SE 2026 yang akan menjadi pijakan penting dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah.

Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Dudi Barmana menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

"Pelaksanaan SE 2026 dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. Sebanyak 1.699 petugas sensus akan direkrut dari masyarakat lokal Indramayu agar proses pendataan lebih efektif, karena mereka memahami karakter wilayah hingga tingkat desa dan kecamatan," ujarnya.

Menurut Dudi, SE 2026 tidak hanya memotret jumlah dan persebaran usaha, tetapi juga menggambarkan struktur ekonomi, karakteristik dan profil perusahaan, tingkat produktivitas, daya saing usaha, hingga perkembangan ekonomi digital. Data yang dikumpulkan mencakup identitas usaha, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, pemanfaatan internet, serta perkembangan usaha terkini.

BPS juga menekankan pentingnya partisipasi seluruh pelaku usaha, khususnya UMKM yang menjadi mayoritas entitas usaha di Kabupaten Indramayu. Partisipasi aktif pelaku usaha dinilai sangat menentukan kualitas dan akurasi data yang dihasilkan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap pelaksanaan SE 2026. Pemkab akan menerbitkan surat edaran kepada seluruh SKPD dan pelaku usaha, serta menginstruksikan camat dan kepala desa untuk turut menyukseskan pendataan.

"Data yang akurat dan presisi menjadi dasar utama dalam perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Pemerintah daerah siap berkolaborasi dan memfasilitasi kebutuhan BPS, termasuk dalam sosialisasi dan proses rekrutmen petugas," tegasnya.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, diharapkan terbangun basis data ekonomi Kabupaten Indramayu yang kuat, akurat, dan komprehensif sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

(Atin Supriatin )