Tekanan Sumur BDA-004 Naik Saat Perawatan, Pertamina EP Lakukan Pengendalian dan Isolasi Area

Jumat, 02 Oktober 2026

Tekanan Sumur BDA-004 Naik Saat Perawatan, Pertamina EP Lakukan Pengendalian dan Isolasi Area



INDRAMAYU, Patroliunit 1.com — PT Pertamina EP (PEP) Jatibarang Field, bagian dari Zona 7 Regional 2 Subholding Upstream Pertamina, melakukan langkah pengendalian setelah terjadi kenaikan tekanan dari dalam sumur BDA-004 saat pekerjaan perawatan sumur berlangsung, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Sumur BDA-004 tersebut berada di Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pihak Pertamina EP menegaskan bahwa kegiatan yang sedang berlangsung di lokasi merupakan pekerjaan perawatan sumur (well service/workover), bukan pengeboran sumur baru.

Manager Communication Relations & CID PT Pertamina EP, Pinto Budi Bowo Laksono, mengatakan kenaikan tekanan tersebut langsung terdeteksi oleh tim yang berada di lokasi.

“Begitu kondisi tersebut terdeteksi, tim di lokasi langsung melakukan langkah pengendalian sumur sesuai prosedur operasi dan standar keselamatan yang berlaku,” ujar Pinto.

Menurutnya, hingga saat ini proses penanganan dan pemantauan masih terus dilakukan. Sebagai langkah pencegahan, tim Pertamina EP juga telah mengisolasi area sekitar wellpad untuk menjaga keselamatan serta mencegah masyarakat mendekati lokasi.

Selain itu, Pertamina EP terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait dalam rangka penanganan kondisi tersebut.

Tim di lapangan juga melakukan pemantauan terhadap kondisi sumur dan area di sekitarnya untuk memastikan situasi dapat dikendalikan sesuai prosedur keselamatan dan operasional yang berlaku.

Pinto menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam penanganan kondisi tersebut.

“Keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan merupakan prioritas utama kami,” jelasnya.

Pertamina EP memastikan pemantauan dan langkah penanganan akan terus dilakukan sampai kondisi sumur dinyatakan aman sesuai hasil evaluasi teknis di lapangan. (Atin Sultiatin)