Kick Off “Santri Berhaji” dan Digitalisasi Pesantren, Kemenag Jabar Gandeng BSI di Ponpes Darul Ma’arif Indramayu

Rabu, 21 Oktober 2026

Kick Off “Santri Berhaji” dan Digitalisasi Pesantren, Kemenag Jabar Gandeng BSI di Ponpes Darul Ma’arif Indramayu

INDRAMAYU, Pattoliunit 1.com – Upaya mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan santri serta memperkuat transformasi digital di lingkungan pesantren menjadi salah satu fokus kegiatan *Kick Off Santri Berhaji, Digitalisasi Pesantren, dan Kemilau Emas Kemenag* yang melibatkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Pantauan awak media Kamis (22/10/2026) Kegiatan tersebut mengangkat peran strategis pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang tidak hanya membentuk karakter dan akhlak generasi muda, tetapi juga berpotensi menjadi pusat pengembangan literasi keuangan syariah dan pemanfaatan teknologi digital.

Pondok Pesantren Darul Ma’arif, yang berlokasi di Kaplongan, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kolaborasi ini mempertemukan unsur Kementerian Agama dan BSI dalam mendorong penguatan ekosistem pesantren yang lebih modern, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Program “Santri Berhaji” menjadi salah satu tema yang menarik perhatian karena berkaitan dengan pengenalan perencanaan keuangan untuk ibadah haji sejak dini. Melalui pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik, santri diharapkan dapat mengenal pentingnya menyiapkan dana ibadah secara terencana sesuai dengan prinsip syariah.
Sementara itu, digitalisasi pesantren menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung aktivitas pendidikan dan pengelolaan kelembagaan pesantren. Transformasi digital diharapkan dapat membantu pesantren meningkatkan efektivitas pelayanan serta memperluas akses terhadap berbagai layanan keuangan syariah.

Adapun tema “Kemilau Emas Kemenag” turut menjadi bagian dari rangkaian program yang tercantum dalam kegiatan tersebut. Detail pelaksanaan dan bentuk programnya perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak penyelenggara.

Sinergi antara Kementerian Agama Kanwil Provinsi Jawa Barat, BSI, dan Pondok Pesantren Darul Ma’arif diharapkan dapat memperkuat peran pesantren dalam membangun generasi santri yang memiliki pemahaman keagamaan, kecakapan digital, serta literasi keuangan yang memadai.

Kolaborasi lintas lembaga tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong pesantren agar terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi pendidikan santri.

 (Atin Supriatin)