Bupati Lucky Hakim Buka Pelatihan Bahasa Jepang, Siapkan Ratusan Calon Pekerja Migran Tembus Jepang

Rabu, 12 Agustus 2026

Bupati Lucky Hakim Buka Pelatihan Bahasa Jepang, Siapkan Ratusan Calon Pekerja Migran Tembus Jepang



INDRAMAYU, Patroliunit 1.com– Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan kerja. Komitmen tersebut diwujudkan dengan dibukanya Pelatihan Bahasa Jepang bagi ratusan calon pekerja migran oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Senin (10/8/2026).

Pelatihan ini merupakan bagian dari persiapan peserta sebelum mengikuti seleksi program pemagangan luar negeri hasil kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan International Manpower Development Organization (IM Japan).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati, Ketua Umum DPP ALPA Indonesia Rawin, serta para peserta pelatihan dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi sinergi antara Disnaker Kabupaten Indramayu dan ALPA Indonesia yang telah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperbesar peluang bekerja di Jepang melalui program pemagangan.

Menurutnya, para peserta yang mengikuti pelatihan merupakan calon-calon terbaik yang telah dinyatakan lolos dalam tahapan seleksi awal. Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.

"Terus belajar, tingkatkan kemampuan, serta jaga kedisiplinan dan etos kerja. Bekali diri dengan kemampuan bahasa, karakter yang baik, dan fisik yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional," pesan Lucky Hakim.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus memperluas akses pelatihan, kerja sama, dan informasi ketenagakerjaan guna meningkatkan daya saing masyarakat, baik untuk peluang kerja di dalam negeri maupun di luar negeri.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ALPA Indonesia Rawin menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan pembekalan awal sebelum peserta mengikuti seleksi resmi program pemagangan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi.

Ia mengungkapkan, sebelum memasuki tahap pelatihan, seluruh peserta telah melalui serangkaian seleksi yang meliputi tes matematika dasar, psikologi, kesamaptaan jasmani, hingga wawancara.

Selama pelatihan berlangsung, peserta akan mendapatkan materi bahasa Jepang, kedisiplinan, ketahanan fisik, serta matematika dasar sebagai bekal menghadapi seleksi lanjutan.

Rawin menambahkan, ALPA Indonesia turut mendukung penuh pelaksanaan pelatihan dengan menyediakan modul pembelajaran, alat tulis, seragam, hingga instruktur yang berpengalaman.

Ia juga mengungkapkan bahwa Disnaker Kabupaten Indramayu sebelumnya telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Ketenagakerjaan agar seleksi pemagangan dapat dilaksanakan langsung di Indramayu. Namun, karena jadwal seleksi tahun ini telah ditetapkan, pelaksanaannya diperkirakan baru dapat direalisasikan pada tahun mendatang.

"Ke depan kami berharap kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki kompetensi dan peluang untuk mengikuti program pemagangan ke Jepang," ujar Rawin.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis kit pelatihan kepada para peserta oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati sebagai tanda dimulainya pelatihan bagi calon pekerja migran asal Indramayu.

(Atin Supriatin Kabiro)