Normalisasi Saluran Irigasi di Kiajaran Wetan Dimulai, Kementan Gelontorkan Rp123 Juta untuk Dukung Produktivitas 32 Hektare Sawah Petani Senang dan Bergembira

Minggu, 26 Juli 2026

Normalisasi Saluran Irigasi di Kiajaran Wetan Dimulai, Kementan Gelontorkan Rp123 Juta untuk Dukung Produktivitas 32 Hektare Sawah Petani Senang dan Bergembira



INDRAMAYU, Patroliunit 1.com – Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Bandung, mulai melaksanakan pekerjaan Bangunan Konservasi (Normalisasi Saluran) di Desa Kiajaran Wetan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, pada Tahun Anggaran 2026.

Pantauan awak media Patroliunit 1.com, Kamis (23/07/2026) Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Serabut Jaya dengan nilai anggaran sebesar Rp123.000.000 yang bersumber dari APBN Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian BPLIP Kelas I Bandung.

Program ini bertujuan meningkatkan kelancaran distribusi air irigasi sekaligus mendukung produktivitas lahan pertanian seluas 32 hektare yang menjadi area layanan saluran tersebut.

Normalisasi saluran dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran irigasi agar aliran air menuju areal persawahan tetap lancar, terutama dalam menghadapi musim tanam. Dengan saluran yang berfungsi optimal, diharapkan kebutuhan air para petani dapat terpenuhi sehingga hasil produksi pertanian meningkat.

Lokasi pekerjaan berada di Desa Kiajaran Wetan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, dengan titik koordinat 6°23'45,389" LS dan 108°14'6,831" BT.

Melalui program ini, pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur pertanian sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Perbaikan jaringan irigasi menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi pengairan, menjaga keberlangsungan usaha tani, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Indramayu.
Walino Ketua Klompok tani sempat diminta konfirmasi melalui HP genggamnya menyatakan "Dengan dimulainya pekerjaan normalisasi saluran ini, masyarakat dan kelompok tani berharap pelaksanaan proyek dapat berjalan tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi teknis sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para petani di wilayah Kiajaran Wetan dan sekitarnya.Apabila di lapangan terdapat progres pekerjaan, keterangan dari pelaksana, atau tanggapan petani, berita ini dapat diperkaya dengan kutipan narasumber agar lebih kuat dan berimbang. 

( Atin Supriatin Kaburo )