INDRAMAYU, Patroli unit 1.com -
Upaya mendorong pengelolaan anggaran pendidikan yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran menjadi perhatian dalam Workshop Pendidikan bertajuk “Pengelolaan dan Optimalisasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) untuk Pendidikan Bermutu” yang digelar di Swiss-Belinn Indramayu, Senin, 24 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan H. Dedi Wahidi, Anggota Komisi X DPR RI, sebagai salah satu pihak yang memberikan perhatian terhadap pengelolaan bantuan operasional satuan pendidikan.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan dan optimalisasi dana BOSP agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat memahami pentingnya perencanaan, pengelolaan, serta pemanfaatan anggaran pendidikan secara tepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengelolaan dana yang baik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya layanan pendidikan yang berkualitas.
Kehadiran Anggota Komisi X DPR RI H. Dedi Wahidi juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemangku kepentingan pendidikan dengan satuan pendidikan, khususnya dalam membahas berbagai tantangan dan kebutuhan di bidang pendidikan.
Optimalisasi BOSP diharapkan tidak sekadar berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi benar-benar diarahkan untuk mendukung kebutuhan prioritas sekolah dan peningkatan mutu pembelajaran.
Dengan pengelolaan yang tertib, transparan, dan tepat sasaran, bantuan operasional pendidikan diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan serta mendukung terwujudnya pendidikan yang bermutu.
Anggota DPR RI dari Fraksi PKB H. Dedi Wahidi Dalam keterangan Pers Kepada Awak media Menjelaskan ini adalah Kegiatan dari Kementerian pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) PAUD menggandeng Komisi X DPR RI Untuk menyelenggarakan Kegiatan Workshop dengan mengangkat tema pengelolaan dan optimalisasi BOSP sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan
Untuk tahun depan PAUD akan menjadi Unsur Wajib belajar Tiga Belas Tahun Satu tahun di PAUD,Enam Tahun di Sekolah Dasar (SD) Atau MI tiga Tahun di Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau MTS dan Tiga Tahun di SMA/SMK dan Alhamdulillah sekarang PAUD Sudah Ada BOSP Nominalnya Enam Ratus Ribu Persemester dan ada juga program Indonesia Pintar (PIP)
Harapannya dengan adanya kegiatan Workshop ini semoga menjadikan bagian dari upaya pemerintah memperkuat pemahaman mengenai Pengelolaan dan Optimalisasi dana BOSP serta mendorong peningkatan mutu pendidikan.Ujar Dedi Wahidi. (Atin Supriatin)




